SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Oktober 2014
BS logo

AirAsia Asuransikan Penumpang Delay Rp 600.000
Jumat, 15 Juli 2011 | 9:11

Logo Air Asia [google] Logo Air Asia [google]

[JAKARTA] Maskapai penerbangan low cost carrier, AirAsia menawarkan produk asuransi terkait kebutuhan penumpang saat berpergian. Uniknya, selain dapat perlindungan terhadap kecelakaan diri, para penumpang juga bisa mengasuransikan pembatalan perjalanan, kerusakan atau kehilangan bagasi, serta keterlambatan penerbangan (delay).

Bahkan Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia Dharmadi menjanjikan kepada penumpangnya bahwa keterlambatan penerbangan dapat diganti rugi hingga Rp 600.000. Adapun, penumpang bisa menerima ganti rugi tersebut bila menggunakan produk AirAsia Insure yang dikelola PT Asuransi Dayin Mitra Tbk dan PT CIMB Sun Life.

Dijelaskannya, pihaknya sangat mengoptimalkan soal ketepatan waktu, maka asuransi yang telah ditawarkan sejak 3 Maret lalu akan berlaku jika terjadi keterlambatan penerbangan yang disebabkan oleh AirAsia. “Bukan karena faktor eksternal yang akhirnya menunda penerbangan. Tapi, kendalanya, di musim liburan ini banyak yang berpergian,” ujarnya dalam konferensi pers AirAsia Insure di Jakarta, baru-baru ini.  

Tambah Dharmadi, penumpang dapat memilih produk asuransi mana yang sesuai dengan kebutuhannya, bahkan pihaknya juga menawarkan produk di mana penumpang bisa memilih apakah mau diasuransikan saat satu kali perjalanan saja atau pulang pergi.

Selain itu, AirAsia Insure juga menawarkan produk yang bisa bermanfaat saat diluar aktivitas penerbangan.   Sementara itu, kata dia, asuransi Jasa Raharja yang melekat pada tiket tidak akan dihilangkan, namun mengingat jumlah tanggungannya yang terbatas, maka AirAsia menawarkan produk asuransi yang sesuai dengan peraturan maskapai. Proses klaimnya sendiri, menurutnya tidak sulit karena setelah pulang ke Indonesia, penumpang bisa melakukan klaim langsung ke Dayin Mitra.
Untuk preminya, Presiden Direktur PT Asuransi Dayin Mitra Josef G. Setyo mengatakan, produk asuransi tersebut ditawarkan mulai dari Rp 25.000-85.000 tergantung variasinya. Khusus delay, sambungnya, klaim ini baru berlaku setelah penundaan dua jam.

Sementara itu, Presiden Direktur PT CIMB Sun Life Vivien Kusumowardhani menyebutkan, asuransi dengan premi Rp 100.000-200.000 per bulannya adalah perlindungan kecelakaan serta rawat inap, pengembalian 50% premi di akhir masa asuransi dan manfaat meninggal untuk ahli waris. Di sisi lain, Dharmadi menuturkan, proses penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) perseroan masih akan dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditentukan, kuartal IV 2011. Ungkapnya, saat ini perseroan masih dalam tahap pembicaraan dengan berbagai pihak, di antaranya Kementerian Perhubungan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) terkait hal-hal yang harus dipenuhi sebagai syarat pelaksanaan IPO.

”Kita masih ada pembicaraan dengan berbagai pihak, semua tidak ada masalah. Semua masih terus berjalan sesuai rencana. Tidak ada yang berubah dari target dan rencana semula dari proses IPO ini. Semua masih berjalan lancar dan baik-baik saja,” imbuhnya.  

Sebagai informasi, Indonesia AirAsia akan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 20% saham dengan dana yang diincar sebesar US$ 150-200 juta atau sekitar Rp 1,3-1,8 triliun yang akan digunakan untuk membeli pesawat baru dan memperkuat modal perseroan.

Dharmadi menambahkan, penumpang AirAsia sepanjang semester I tahun ini telah mencapai 2,9 juta penumpang. Sementara target hingga akhir tahun ditetapkan sebanyak 4,5 juta penumpang yang mana pada musim liburan akan ada lonjakan penumpang. Sejalan dengan itu, perseroan juga akan menambah jumlah pesawat sekitar 20 unit lagi pada tahun ini. [O-2]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.