SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 23 November 2014
BS logo

Batavia Prosperindo Bidik Dana Kelolaan Rp 12,3 Triliun
Kamis, 27 Januari 2011 | 16:03



[JAKARTA] PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen menargetkan dana kelolaan pada tahun 2011 ini sebesar Rp 12,30 triliun atau tumbuh 36,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 9,02 triliun.

Berdasarkan jenis produknya, dana kelolaan perseroan pada tahun lalu diperoleh dari reksadana pasar uang sebesar Rp 1,18 triliun, reksadana pendapatan tetap Rp 103 miliar, reksadana campuran Rp 234 miliar, reksadana saham Rp 326 miliar, reksadana terproteksi Rp 3,41 triliun, kontrak pengelolaan dana Rp 54 miliar, reksadana penyertaan terbatas Rp 3,70 triliun.

“Untuk total saluran dana kelolaan sepanjang tahun lalu 62% berasal dari institusi, asuransi, dana pensiun, yayasan, korporasi. Sedangkan, 38% berasal dari ritel,” kata Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi di Jakarta, Kamis (27/1).

Pada tahun ini, Lilis menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 12,3 triliun. Peningkatan dana kelolaan ini akan ditunjang oleh peluncuran produk reksa dana baru dan penambahan dua sampai tiga agen penjual pada 2011. Saat ini, Batavia Prosperindo telah memiliki delapan penjual agen reksa dana yaitu Bank Mandiri, BNI, Bank Permata, Bank DBS, Commonwealth Bank, Bank UOB Buana, Bank Standard Chartered, Bank HSBC. “Kita masih jajaki dua hingga tiga agen penjual,” ucapnya.

Lilis menuturkan, pihaknya juga akan meluncurkan empat produk reksadana pada semester satu ini. Batavia Prosperindo akan meluncurkan dua hingga tiga reksadana terproteksi paling lambat kuartal kedua 2011 dan reksadana saham atau campuran pada kuartal ketiga 2011.

“Reksadana terproteksi akan luncurkan dua sampai tiga, tapi total tahun ini ada delapan yang diluncurkan. Reksadana campuran dan saham juga akan diluncurkan tapi lihat dari seberapa ready agen penjual di kuartal tiga,” katanya.

Lilis menambahkan, pihaknya akan menggenjot reksadana konvensional pada 2011 dengan komposisi 30-40%. Sebab, reksadana terproteksi tahun ini kurang sebagus tahun sebelummya. Sedangkan, reksadana pasar uang akan cemerlang. “Komposisi dana kelolaan kita akan berimbang pada 2011 mulai reksadana penyertaan terbatas, reksadana terproteksi, pasar uang, campuran dan saham,” ucap dia. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!