SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Oktober 2014
BS logo

Pemerintah Minta Swasta Investasi Bangun Jalan Tol di Indonesia
Rabu, 29 Agustus 2012 | 17:00

Jalan tol [google] Jalan tol [google]

[JAKARTA] Pemerintah Indonesia meminta sektor swasta dan masyarakat untuk berinvestasi dalam pembangunan tol di Indonesia.

Masih ada kesempatan untuk bekerja pada lebih dari 4.500 kilometer jalan tol yang direncanakan, termasuk Trans Jawa dan Sumatera Trans Expressway.

Demikian Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam sambutannya dalam acara pertemuan infrastruktur internasional di Jakarta, Rabu  (29/8). 

Menurut Djoko, sistem pengumpan Expressway Trans Jawa, itu terbuka untuk berinvestasi di Pandaan-Malang, Pasirkoja-Soreang, dan Cileunyi-Sumedang-Dawuan.  “Hal ini juga terbuka bagi sektor swasta untuk membuat kemitraan strategis dengan exisisting konsesi jaringan Expressway Trans Jawa,” kata dia.

Ia mengatakan, Trans Sumatera Expressway direncanakan akan dikembangkan di Koridor Timur dalam pandangan lebih stabil kondisi geologi, serta perannya dalam melayani lalu lintas berat, menghasilkan tren ekonomi, dan menghubungkan Pusat Kegiatan Nasional serta inlet dan outlet utama.

Dari perspektif transportasi, tegas Djoko, Trans Sumatera Expressway harus ditingkatkan menjadi "bermutu tinggi raya" dan akan dikembangkan sebagai "tulang punggung" dari konektivitas regional untuk meningkatkan akses dan konektivitas antara daerah di sepanjang koridor.

Tol ini akan mencakup lebih dari 2.000 kilometer panjang dan menghubungkan tujuh dari delapan pusat kegiatan nasional di Pulau Sumatera, bersama dengan 6 pelabuhan,  5 bandara,  dan jaringan kereta api Sumatera Trans.

Beberapa segmen siap untuk investasi seperti Medan-Kulanamu-Tebing Tinggi yang sebagian akan dibangun oleh pemerintah mulai pada akhir 2012. Segmen prioritas lainnya adalah Pekanbaru-Kandis-Dumai, Palembang-Indralaya, Medan-Binjai, dan Bakaheuni-Terbanggi Besar.

Segmen terakhir akan menuju ke proyek mega mendatang Jembatan Selat Sunda dan Trans jaringan Jawa Expressway.

Djoko menegaskan, Kementerian PU akan fokus pada pelaksanaan peran regulasi dan fasilitasi dan dengan semangat reformasi dalam aspek pembebasan lahan, serta kerangka peraturan dan kelembagaan, dan dukungan pemerintah lainnya mengukur seperti yang diusulkan.

“Saya optimistis bahwa investasi di tol akan lebih menarik bagi investor, dan realisasi proyek-ekonomi yang signifikan seperti Trans Sumatera Expressway akan datang ke tampilan,” kata dia.

Selain itu, upaya pemerintah saat ini mewujudkan Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) juga memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan.

“Oleh karena itu kami meminta lebih banyak perhatian dan partisipasi dalam program ini,” kata dia.  [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!