SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Oktober 2014
BS logo

SBY: Upaya Kurangi Kemiskinan Harus Berkesinambungan
Kamis, 13 Desember 2012 | 13:56

Presiden SBY [abror] Presiden SBY [abror]

[NUSA DUA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan upaya untuk mengurangi kemiskinan harus dilakukan secara berkesinambungan sehingga hasil yang dicapai setiap waktu terus meningkat.

"Kemiskinan disebabkan dan dipicu oleh banyak faktor. Oleh karena itu saya percaya upaya penanganan kemiskinan harus dilakukan dengan langkah antisipatif dan juga berkesinambungan," kata Presiden saat membuka pertemuan konsultasi regional pemangku kepentingan program pasca MDG's 2015 di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Konflik intra negara dan antar negara, kata Presiden, juga dapat mendorong timbulnya masalah kemiskinan. Keberhasilan dalam menyelesaikan konflik dapat menghasilkan lingkungan yang kondusif bagi implementasi upaya-upaya penanganan kemiskinan.

"Itulah mengapa Indonesia terus melakukan kerja keras untuk menangani masalah kemiskinan. Itulah mengapa kami kemudian meluncurkan masterplan program pengurangan kemiskinan nasional, dengan program ini kami berharap dapat mengurangi enam persen angka kemiskinan pada 2025," kata Presiden.

Setiap negara, kata Presiden Yudhoyono, memiliki cara tersendiri dalam penanganan kemiskinan. Indonesia sendiri memiliki enam kebijakan untuk penanganan kemiskinan.

"Yang pertama, pengurangan kemiskinan merupakan salah satu isu utama dalam program pembangunan berkelanjutan pemerintah. Dengan demikian semua program pemerintah harus secara konsisten terkait dengan upaya pengurangan kemiskinan," kata Presiden.

Hal yang kedua adalah, kata Presiden, pemerintah memandang warga miskin harus mendapat akses pada pekerjaan dan kesempatan ekonomi.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian pada penyediaan kebutuhan dasar masyarakat khususnya masyarakat miskin dalam bidang gizi, kesehatan, pendidikan, perumahan, air bersih dan sanitasi.

"Yang keempat adalah sangat penting untuk menciptakan lingkungan dimana performa ekonomi stabil. Untuk menciptakan itu, kata Presiden.

Pemerintah juga, kata Presiden, memandang perlu menyediakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dan terakhir, upaya-upaya untuk mengurangi kemiskinan harus didukung oleh kebijakan nasional dan penguatan kerjasama global. [Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!