SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Oktober 2014
BS logo

Volatilitas Saham pada Semester I 2012 Tinggi
Senin, 28 November 2011 | 15:48

Direktur Utama PT Trimegah Aset Management Denny R Thaher (tengah), didampingi Direktur  PT Trimegah Aset Management Fajar R Hidajat (kiri) dan Direktur Pemasaran PT Jiwasraya De Yong Adrian (kanan). (Foto: SP/Lona Olavia)
Direktur Utama PT Trimegah Aset Management Denny R Thaher (tengah), didampingi Direktur PT Trimegah Aset Management Fajar R Hidajat (kiri) dan Direktur Pemasaran PT Jiwasraya De Yong Adrian (kanan). (Foto: SP/Lona Olavia)

[JAKARTA] Pergerakan bursa saham akan terbagi dalam dua tahapan pada tahun 2012. Pada semester I akan masuk dalam bagian policy-driven market. Perhatian pelaku pasar saham akan terfokus pada kebijakan-kebijakan yang menyangkut penyelesaian krisis utang di Eropa yang akan berimplikasi pada kebijakan-kebijakan yang akan diambil negara lain. 

"Pada fase tersebut, volatilitas akan lebih tinggi dan pasar diperkirakan akan mencapai titik bawah," ujar Senior Advisor PT Trimegah Securities Tbk Fajar Hidajat di Trimegah Investors Forum, Jakarta, Senin (28/11).
 
Sedangkan, semester II fundamental driven market akan dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental perekonomian dan emiten. Di semester kedua 2012, volatilitas diperkirakan akan menurun, dan market akan mencapai puncaknya.

Fajar memproyeksikan sektor saham perbankan, semen,  ritel, batubara, perkebunan, dan alat berat diperkirakan memiliki prospek menarik pada 2012. Untuk sektor saham perbankan yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), sektor saham semen yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), sektor saham batu bara yaitu PT Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO), saham sektor perkebunan yaitu PT BW Plantation Tbk (BWPT) dan PT London Sumatera Tbk (LSIP), dan sektor saham alat berat yaitu PT United Tractor Tbk (UNTR).

Sementara, untuk level di tahun ini, IHSG akan fully supported di level 2.700 yang merupakan level support kuat dari tren jangka panjang yang meningkat. Sedangkan target IHSG di 2012 mencapai 4.150-4.250.

Berdasarkan riset  Trimegah Securities, bursa saham akan memiliki volatilitas tinggi pada semester I 2012 di mana indeks saham ada kemungkinan melemah dengan range 2.800-3.900. Lalu, pada semester II 2012 diperkirakan indeks saham akan memiliki volatilitas rendah dan didorong fundamentel sehingga indeks saham diperkirakan di kisaran 3.400-4.200. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!