SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 23 Desember 2014
BS logo

Linkin Park Sukses “Membakar” Jakarta
Kamis, 22 September 2011 | 14:18

Linkin Park tampil dalam "A Thousand Suns : World Tour 2011" di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/9) [SP/Joanito De Saojao]
Linkin Park tampil dalam "A Thousand Suns : World Tour 2011" di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/9) [SP/Joanito De Saojao]

[JAKARTA] It’s getting hotter and hotter. Itulah mungkin kalimat yang bisa mendeskripsikan suasana konser Linkin Park, Rabu (21/9) malam, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Lokasi konser dipadati puluhan ribu penggemar Linkin Park yang tak henti-hentinya berteriak dan loncat-loncat, menanggapi musik yang disajikan band rock Linkin Park.

Suasana konser Linkin Park bertajuk Linkin Park Live Concert A Thousands Sun: World Tour 2011, setiap menitnya kian memanas. Chester Bennington (vokalis), Mike Shinoda (vokal dan gitar), Joseph Hahn (vokal dan turntable),  Brad Delson (gitaris), Dave Farrell (vokal dan bass), dan Rob Bourdon (drum), memang lihai membangkitkan emosi penonton, dengan lagu-lagu andalan mereka. Bahkan, sejak awal Linkin Park muncul di atas panggung, lagu pemanasan yang berjudul Beneath My Skin, berhasil membuat penonton berjingkrak-jingkrak.  

Kedatangan Linkin Park (LP) ke Indonesia, adalah untuk kedua kalinya. Sebelumnya, LP pernah sukses menggelar konser di Pantai Karnaval, Taman Impian Jaya Ancol, pada 13 Juni 2004. Kala itu, jumlah penonton yang hadir mencapai angka 30.000 orang. Kini, untuk kedua kalinya, LP mengulang sukses konser world tour mereka. Bukan lagi menempati Pantai Karnaval, LP mendapat tempat spesial, yakni di stadion Gelora Bung Karno. Meskipun berada di tengah lapangan bola, kualitas suara tidak mengecewakan.

Bahkan bisa dibilang, konser outdoor ala LP ini, tak ubahnya seperti berada dalam sebuah ruangan. Proses pengaturan tata letak panggung, jarak panggung, tempat duduk, dan keamanan ditata sangat maksimal, sehingga penonton puas saat menonton.   Peralatan canggih juga dibawa langsung oleh tim LP. Malam itu, LP tampil dengan backdrop-stage layar LCD berukuran 16 X 6 meter. Efek cahaya dan gambar dalam layar LCD, kian menyempurnakan penampilan LP dalam membawakan sekitar 24 lagu pilihan mereka.

Pada konser ini, LP lebih banyak menyanyikan lagu-lagu dalam album terbaru mereka, bertajuk A Thousansd Sun, termasuk lagu soundtrack film Transformer 3 berjudul New Divine dan The Catalyst. Hampir semua lagu baru dalam album A Thousands Sun dinyanyikan oleh Chester dan kawan-kawan.    

Tidak hanya mempromosikan album dan lagu baru, LP juga menyanyikan beberapa lagu hits mereka. Sebut saja Crawling, Numb, Shadow of The Day, Breaking The Habit, dan One Step Closer yang dibawakan maksimal oleh Chester, lengkap dengan teriakan dan lengkingan jeritannya yang khas. Saat suasana kian memanas, Chester tiba-tiba mengucapkan kata perpisahan. Tepatnya, setelah satu jam LP bermain, Chester dan personel lainnya meninggalkan panggung besar itu.

Trik perpisahan yang LP gunakan, untungnya tidak menyurutkan semangat penonton. Puluhan ribu penggemar LP, lansung meneriakkan kata “we want more, we want more”.

Mendengar teriakan penonton, LP pun kembali untuk menyanyikan beberapa lagu encore, di antaranya In The End, What I’ve Done, dan Bleed It Out. Chester dan sang gitaris pun mengajak penonton untuk terus bernyanyi bersama. Malam itu, vokalis yang hanya berpenampilan kaus oblong putih dengan celana jeans ini, berhasil membakar emosi penonton, lagi dan lagi. [A-23]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

kuda | 5:26pm Sep 22, 2011

Bung A-23 dan SP,

1. Lagu pembuka bukan "Beneath My Skin", tapi "The Requiem" yang lanjut ke "Papercut"

2. OST Transformers yang ketiga itu bukan "New Divine" dan "The Catalyst", tapi "Iridescent".

Riset dulu ya lain kali, atau nanya :)