SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 30 September 2014

AS Tidak Diberitahu Rencana Israel Serang Suriah
Senin, 6 Mei 2013 | 7:23

Api dan asap mengepul dari mobil yang terbakar setelah ledakan besar mengguncang Damaskus, Suriah, Kamis (21/2).[AP]
Api dan asap mengepul dari mobil yang terbakar setelah ledakan besar mengguncang Damaskus, Suriah, Kamis (21/2).[AP]

[WASHINGTON]  Amerika Serikat  (AS) tidak diberi tahu sebelum serangan udara di Suriah terhadap apa yang para pejabat Barat dan Israel katakan senjata yang dikirimkan kepada gerilyawan Hizbullah, kata seorang pejabat intelijen AS, Minggu (5/5).

Tanpa mengkonfirmasikan bahwa Israel berada di balik serangan, pejabat intelijen AS mengatakan bahwa Amerika Serikat pada intinya mengatakan bahwa serangan udara dilakukan "setelah ada fakta" dan diberitahukan sebagai ledakan bom.  

Pesawat-pesawat jet Israel mengebom Suriah pada Minggu untuk kedua kalinya dalam 48 jam. Israel tidak mengkonfirmasi misi tersebut secara eksplisit - satu tindakan yang dimaksudkan untuk menghindari pembalasan provokasi.

Tetapi para pejabat Israel mengakui bahwa serangan itu dilakukan oleh pasukannya.

"Ini tidak akan luar biasa bagi mereka untuk mengambil langkah-langkah agresif ketika ada beberapa kemungkinan bahwa beberapa sistem senjata canggih akan jatuh ke tangan orang-orang seperti Hizbullah," kata pejabat intelijen AS kepada Reuters, yang berbicara tanpa bersedia disebut jatidirinya.

Sementara serangan udara itu menimbulkan kekhawatiran bahwa sekutu utama Amerika di Timur Tengah bisa terhisap ke dalam konflik Suriah, Israel biasanya tidak merasa harus meminta lampu hijau dari Washington untuk serangan tersebut.  

Para pejabat menunjukkan di masa lalu Israel hanya melihat kebutuhan untuk menginformasikan kepada Amerika Serikat bahwa misi tersebut sedang berlangsung.   

Presiden AS Barack Obama mengatakan pada Sabtu,   Israel memiliki hak untuk menjaga terhadap transfer senjata canggih kepada kelompok gerilyawan Hizbullah di Lebanon. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!