SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 29 Maret 2017
BS logo

Banjir di Jakarta, Ahok: Daerah Banjir Belum Dinormalisasi
Kamis, 16 Februari 2017 | 14:08

Ilustrasi banjir. [Dok. SP] Ilustrasi banjir. [Dok. SP]

[JAKARTA] Sejumlah kawasan di Ibukota terendam banjir akibat hujan yang turun dalam beberapa hari belakangan. Juga akibat banjir kiriman dari Bogor, terutama di daerah di aliran Sungai Ciliwung. Banjir kiriman karena Bendung Katulampa sempat berada di posisi Siaga II.

Saat ini beberapa wilayah di DKI seperti di Bukit Duri masih tergenang banjir kiriman tersebut. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya terus membuka Pintu Air Manggarai untuk meneruskan air yang melintas di sepanjang sungai Ciliwung dari Katulampa. Dari hasil monitor tadi malam, katanya, ketinggian air di Pintu Air Manggarai sudah turun.

"Yang banjir itu memang daerah-daerah yang kita belum selesai normalisasi, termasuk banyak perumahan yang memang lokasi didudukin, ada sengketa tanah atau ada dudukin rumah-rumah bedeng sehingga tidak ada saluran," ujar Basuki di Balai Kota, Kamis (16/2).

Basuki mengatakan, jika kawasan-kawasan yang saat ini banjir memang bermasalah, cara satu-satunya untuk bisa menghilangkan masalah itu adalah dengan menormalisasinya. Pihaknya juga sudah menyampaikan hal tersebut kepada warga yang bersangkutan agar mau dipindah agar tidak menjadi korban banjir lagi.

"Saya sudah bilang sama orang Jakarta, kalau kalian tinggal di belakang sungai, kamu hitung saja tanah kamu atau kalau mau beli tanah, beli tanah yang dibelakang sungai, yang pas jalan inspeksi nanti pasti jadi mahal karena kami nggak mungkin stop, kami akan terus lakukan normalisasi," pungkasnya.[LEN]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads