SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Oktober 2014
BS logo

Bayi Diculik Suster Gadungan di Rumah Sakit
Senin, 17 September 2012 | 10:38

Bayi di rumah sakit [sumutpos] Bayi di rumah sakit [sumutpos]

[BEKASI] Bayi laki-laki baru berumur empat hari di culik oleh wanita yang mengaku sebagai suster gadungan. Pelaku menvulik bayi dengan modus berpura-pura memeriksa kesehatan bayi Sabtu (15/9).

Putera pertama pasangan Jaja Nurdiansyah (32) dan Sifa Masiyatul Soirot (21), orang tua bayi, warga Kampung Selang, Perumahan Mustika Wanasari, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, shock berat.

Bayi laki–laki mungil  yang belum di beri nama ini rencananya mau di bawa pulang ke rumah, setelah mendapat izin dari  rumah sakit bersalin  RSIA Siti Zachroh di Jalan Sultan Hasanudin NoM  84, Tambun, Kabupaten Bekasi.

Sang ibu menitipkan bayi  ke seorang perempuan Ucu, keluarga pasien lain di satu kamarnya. Namun, kelengahan itu dimanfaatkan seorang wanita berkerudung dengan baju putih layaknya sebagai suster.

Kepada Ucu, pelaku mengambil bayi nya dengan alasan untuk kepentingan perawatan. Siti Chodijah (32), kakak perempuan dari ibu bayi yang diculik, mengatakan, adiknya melahirkan bayi pertama melalui operasi Cesar dan lahirlah seorang bayi laki-laki. Setelah 4 hari dirawat pada Sabtu (15/9) siang, bayi dibawa pulang.

Bayi dengan bobot 3,5 kilogram itu dititipkan kepada seorang ibu keluarga pasien yang kebetulan satu kamar, sementara ibu bayi, Sifa, pergi ke toilet.

Namun sekembali dari buang air kecil, Sifa tak menemukan bayinya. Saat ditanya ibu keluarga pasien itu mengatakan bayi lelaki tersebut dibawa seorang suster. "Adik saya awalnya biasa saja, karena dipikir suster beneran," ujar Siti Chodijah.

Namun sejak Pukul 11.00-13.00 WIB, tak juga muncul perawat yang membawa anaknya kembali. Ternyata bayi yang dicari tak ada di ruang perawatan bayi. Bahkan si petugas piket mengatakan kalau si bayi sudah diserahkan ke ibu. Bingung dengan peristiwa ini, Sifa dan keluarganya langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Tambun yang hanya berjarak sekitar 50 meter. ”Adik saya shock dan menangis terus,” imbuh Siti.

Sementara itu, Kapolsek Tambun, Kompol Andri Ananta mengaku, kasus ini sudah ditangani pihak unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polresta Bekasi Kabupaten. Laporan korban baru diterima Sabtu (15/9) siang kemarin."Kini statusnya sedang dalam penanganan unit PPA Polresta," katanya.

Soal kejadian penculikan, Kapolsek mengaku, penculikan itu dilakukan ketika ibu bayi lengah. Perempuan yang mengambil bayi itu berpura-pura ingin dilakukan pemeriksaan di ruang perawatan bayi.

Menurut Kapolsek, pelaku sebelumnya tidak pernah dikenal oleh pihak rumah sakit. Kehadirannya pelaku hanya saat melakukan aksi penculikan."Pelaku ini memang bukan suster, tetapi dia menyamar sebagai suster rumah sakit," ujarnya. [MKL]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!