SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Maret 2017
BS logo

Dampak Tour de Flores, Ribuan Wisatawan Kunjungi Labuan Bajo
Senin, 20 Maret 2017 | 12:37

Sejumlah pebalap sepeda melewati jalur trans Flores dalam etape keempat Tour de Flores (TdF) rute Bajawa-Ruteng yang berakhir di Ruteng, 22 Mei 2016. (SP/Joanito De Saojoao) Sejumlah pebalap sepeda melewati jalur trans Flores dalam etape keempat Tour de Flores (TdF) rute Bajawa-Ruteng yang berakhir di Ruteng, 22 Mei 2016. (SP/Joanito De Saojoao)

[KUPANG] Ribuan Wisatawan mancanegara berdatangan ke salah satu destinasi wisata Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggunakan kapal pesiar dari Darwin, Australia tiba di Labuan Bajo, Minggu (19/3).

Kunjungan wisatawan dalam jumlah banyak tersebut akibat salah satu dampak dari ajang balap sepeda Tour de Flores (TdF) yang gaungnya hingga ke dunia internasional. Demikian pernyataan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan II Labuan Bajo, Usman Husin, kepada SP, Senin, (20/3) pagi.

Ia menjelaskan, kapal dengan bobot 30,277 gross ton (GT), panjang 180,5 meter itu tiba dan berlabuh di Pulau Komodo, petugas dari Syahbandar, Bea Cukai, imigrasi dan KKP melakukan pemeriksaan dokumen di atas kapal pesiar MV Sirena yang dinahkodai Kapten kapal Guillia Resa, ternyata membawa 630 orang wisatawan berwarganegara asing dan ABK sebanyak 405 orang.

Dari jumlah wisatawan tersebut 472 orang wisatawan melanjutkan perjalanan ke Loh Liang, Pulau Komodo, wisatawan asing itu dipandu oleh pemandu lokal dan dari pihak Balai Taman Nasional Komodo. Kemudian Kapal pesiar MV Sirena berbendera Marshal Islane itu akan melanjutkan perjalanan dan berwisata ke Pulau Dewata, Bali, setelah dari Flores NTT.

Kunjungan kapal pesiar dengan kapasitas besar ini terus meningkat. Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan II Labuan Bajo, NTT mencatat, jumlah kapal pesiar dari Januari 2017 sampai dengan 20 Maret 2017 yang masuk di Labuan Bajo sebanyak 21 kapal pesiar dengan membawa wisatawan sebanyak 17.618 orang

Sementara itu, sepanjang 2016, sebanyak 24 kapal pesiar yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Diperkirakan pada tahun 2017 ini peningkatan tajam kunjungan wisatawan dengan menggunakan kapal pesiar.

"Daya tarik hewan langka Komodo memikat wisatawan dunia berkunjung ke Taman Nasional Komodo dengan menggunakan Kapal pesiar. Hal itu sebagai salah satu dampak dari TdF yang berjalan aman dan lancar, sehingga wisatawan terus berdatangan ke Flores NTT," katanya. [158]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads