SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Oktober 2014
BS logo

Dengar Kabar Ustadz Cabul Dibebaskan, Warga Marah Bakar Ponpes
Senin, 27 Agustus 2012 | 15:03

Kombes Pol Rikwanto [tribunnews] Kombes Pol Rikwanto [tribunnews]

[JAKARTA] Sejumlah warga Curug, Bojong Sari, Depok, Jawa Barat, membakar salah satu bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Masyadul Musthathoba lantaran mendengar informasi yang tidak benar soal polisi membebaskan ustadz cabul, Fauzan Azim Ghazali.

"Masyarakat mendengar informasi, Pak RT memediasi dan mendamaikan tersangka jadi dibebaskan. Padahal berita itu tidak benar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin.

Rikwanto mengatakan masyarakat tidak terima dan marah dengan membakar salah satu bangunan ponpes setelah mendengar informasi tersangka terhadap santrinya tersebut dibebaskan pihak kepolisian.

Rikwanto menuturkan sekitar 150 orang warga membakar dan merusak bangunan ponpes yang berlokasi di Jalan Raya Curug RT 03 RW 09, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojong Sari, Depok, Jawa Barat tersebut pada Minggu (26/8) pukul 20.00 WIB.

Warga mendengar informasi Ketua RT setempat telah memediasi dan mendamaikan tersangka yang mencabuli santri berinisial SM.

Akibat pengrusakan tersebut, pihak pengelola ponpes mengalami kerugian hingga Rp150 juta karena kerusakan pada bagian pintu gerbang, dua buah saung, kaca jendela dan peralatan inventaris milik ponpes.

Rikwanto menyebutkan petugas Polres Kota Depok masih menahan tersangka dan memeriksa beberapa orang saksi, antara lain orang tua korban, Herman, Mukni, Salahudin dan Romjanah.

Pimpinan Polres Kota Depok juga telah mendatangi lokasi kejadian dan menjelaskan kepada warga terkait penanganan kasus Ustadz Fauzan dan pihak kepolisian mencari pelaku yang merusak bangunan ponpes.

Sebelumnya, anggota Polres Kota Depok menangkap Fauzan setelah orang tua SM melaporkan dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan Ponpes Masyadul Musthathoba. [Ant/L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!