SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 25 Juni 2017
BS logo

Ditegur karena Membuat Bising, Pelaku Bacok Korban Hingga Tewas
Senin, 19 Juni 2017 | 13:10

Ilustrasi dibacok [google] Ilustrasi dibacok [google]

[BEKASI] Anggota Polsek Pondokgede, Polrestro Bekasi Kota membekuk pelaku penganiayaan, Felix William Tuilan (41). Pelaku menganiaya korban, Deny Andhaka Tumboimbela (36), dengan cara membacok menggunakan parang hingga tewas, di Komplek Kologad, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi, Minggu (18/6) malam.

Menurut Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, kejadian berawal saat ‎pelaku, sejak Minggu (18/6) sore, menggerung-gerungkan motornya hingga menimbulkan suara bising di depan rumah Ibu Sudoyo Komplek Kologad Nomor 27 RT 05/RW 09, Jatirahayu. Kecamatan Pondokmelati. "Kemudian korban menegur pelaku yang sedang sedang menggeber-geber gas motornya," ujar Erna, Senin (19/6).

Tak lama berselang, sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku mengulangi hal serupa, dengan menggeber-geber sepeda motornya. Korban yang bermukim di sekitar lokasi, kembali menegur pelaku karena merasa terganggu dengan suara bising knalpot motor pelaku. Rupanya, untuk yang kedua kalinya ini, pelaku sudah menyiapkan diri dengan membawa parang besar. Seketika, korban dibacok berkali-kali.

"Korban mengalami luka robek di bagian ketiak lengan sebelah kiri sepanjang 30 centimeter (cm) dan luka di bagian punggung sepanjang 15 cm," katanya.

Warga yang mengetahui kejadian, membawa korban ke Rumah Sakit Mas Mitra, Jatimakmur, Pondokgede. Namun nyawa korban tidak bisa diselematkan. "Menurut keterangan warga sekitar TKP (tempat kejadian perkara), pelaku sering berbuat onar dan meresahkan di lingkungan dan warga sekitar merasa terganggu," ujarnya.

Penyidik telah meminta keterangan dua orang saksi di sekitar TKP. Dari tangan pelaku, penyidik telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang yang digunakan untuk membacok korban.

Pelaku bakal dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dengan ancaman tujuh tahun penjara. Kini, kasusnya ditangani anggota Reskrim Polsek Pondokgede, Polrestro Bekasi Kota. [160]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads