SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Oktober 2014
BS logo

Enam Pegawai PLN Diperiksa
Rabu, 27 Februari 2013 | 21:58

Ilustrasi PLN [google] Ilustrasi PLN [google]

[JAKARTA] Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam pegawai PT PLN Sektor Pembangkit Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut) sebagai saksi kasus  dugaan korupsi pengadaan flame turbin tahun anggaran 2007, 2008, dan 2009 yang diduga merugikan negara sebesar Rp 23 miliar.

"Keenam saksi hadir memenuhi panggilan penyidik pada pukul 09:30 WIB," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Ok Ok Arwoko, di Jakarta, Rabu (27/2).

Keenaam pegawai PLN itu adalah Sekretaris Panitia Pemeriksa Mutu Barang Jhonny Hutajulu, Anggota Panitia Pemeriksa Mutu Barang Zainal Arifin, Nirwan Fahro, dan Abdul Rais, Ketua Panitia Pemeriksa Mutu Barang Fernando Ritonga, serta mantan General Manager PLN Misbachul Munir.

"Pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologis proses tugas dan kewenangan panitia dalam melakjkan pemeriksaan hasil pengadaan yang dilakukan oleh CV Sri Makmur sebagai pemenang lelang flame turbin yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi," katanya.

Dalam kasus ini Kejagung telah menetapkan mantan General Manager PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara  Albert Pangaribuan, dan Direktur CV Sri Makmur Yeni, selaku rekanan proyek Pembangkit Listrik Turbin Gas (PLTG) sebagai tersangka. [E-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!