SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Festival Mutiara Tingkatkan Ekspor Mutiara NTB
Selasa, 26 Juni 2012 | 15:04

Mutiara dari Lombok [google] Mutiara dari Lombok [google]

[JAKARTA] Lombok Sumbawa Pearl Festival (LSPF) yang digelar rutin tahunan terbukti mampu meningkatkan ekspor mutiara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Mutiara pun menjadi ikon provinsi tersebut.  

"Festival yang tahun ini memasuki tahun ketiga ini terbukti mampu mendongkrak ekspor mutiara NTB," kata Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir, di Jakarta, Senin (25/6).  

Event festival tersebut pada penyelenggaraan 2011 meningkat 200 persen dibandingkan pada festival serupa tahun sebelumnya. Pihaknya mencatat total transaksi penjualan mutiara dalam festival pada 2010 mencapai 47.425 dolar AS, meningkat menjadi 120.000 dolar AS pada 2011, dan ditargetkan meningkat lebih signifkan pada tahun ini.  

Tahun ini LSPF akan digelar di Hotel Lombok Raya Mataram, Lombok, NTB, pada 29 Juni - 1 Juli 2012. 

"Periode Januari sampai Mei 2012 ekspor mutiara kami sudah mencapai hampir Rp500 miliar atau sekitar 498,8 juta dolar AS dengan volume ekspor sebesar 150 kg. Peningkatan ekspor dan peminat pariwisata mutiara sangat dipengaruhi oleh LSPF,” jelasnya. 

Festival tersebut juga mendorong perkembangan industri kreatif di kawasan Lombok dan Sumbawa, di samping mendongkrak citra NTB sebagai provinsi mutiara, katanya. Pihaknya mencatat investasi budidaya mutiara di NTB pada 2011 mencapai Rp176,947 miliar dengan dua PMA dan 22 PMDN.  

"Dari sisi dampak terhadap penyerapan tenaga kerja, di NTB sudah beroperasi 24 perusahaan mutiara dengan jumlah karyawan 2.345 orang," katanya.  

Sementara produksi mutiara sendiri pada 2011 mencapai 0,54 ton (540 kg) dan pada 2013 ditargetkan mencapai 1,2 ton. Produk mutiara Lombok Sumbawa paling banyak diekspor ke Singapura dan Hingkong, Amerika Serikat, Swiss, dan Italia. Pihaknya berharap LSPF 2012 akan menjadi daya tarik bagi lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke NTB. 

 Tercatat pada 2011 jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB mencapai 886.880 orang atau meningkat dibandingkan 2010 yang mencapai 725.388 orang.  

"Tahun ini di posisi sekarang sudah mencapai 600.000 wisatawan, jadi kami optimistis sampai tutup tahun akan melampaui 1 juta wisatawan," katanya.  

Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), M. Faried, mengatakan, kegiatan LSPF 2012 diharapkan menjadi event pameran pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. "Selain mendatangkan wisatawan, festival ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang investasi serta akses pasar yang luas," katanya.  

Rencananya Menparekraf, Mari Elka Pangestu, akan membuka acara LSPF 2012 sekaligus bertatap muka dengan para buyers mutiara dari dalam dan luar negeri. [H-15]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!