SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 25 November 2014
BS logo

Geng Motor Berulah Lagi, Hotel Dafam Dirusak. Lalu Apa Kerja Polisi?
Senin, 23 April 2012 | 8:57

Ilustrasi geng motor [google] Ilustrasi geng motor [google]

[SEMARANG] Geng motor memuat ulah lagi. Kini giliran Hotel Dafam, Semarang, yang terkena dampak pertikaian dari antar geng motor.

Akibatnya, pihak pengelola hotel pun meminta polisi serius mengadakan razia terhadap geng motor yang sudah berkelakuan meresahkan masyarakat.

"Memang benar telah terjadi kerusuhan antar geng motor di Jalan Imam Bonjol yang tepat berada di depan Hotel Dafam Semarang," ujar Public Relations Executive Hotel Dafam Semarang Namira Fanessa, dalam penjelasan tertulisnya Minggu (22/4). 

Setelah internal, hotel menyelidiki, kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan pihak hotel, melainkan ada problem internal di antara dua geng motor yang rusuh dan berdampak pada pengerusakan di lingkungan sekitarnya, termasuk pos dan portal parkir di Hotel Dafam.

"Tim sekuriti kami mengamankan pos dan portal parkir seperti biasanya aktivitas penjagaan dilakukan. Pada saat kejadian, tim sekuriti memperketat penjagaan dan berkoordinasi dengan Manager On Duty (MOD), yang malam itu langsung turun tangan untuk mengamankan internal hotel, sehingga tetap aman dan terkendali," ungkap dia.

Dijelaskan, pengamanan di Hotel Dafam Semarang sudah sesuai dengan standarisasi keamanan. "Semoga dengan adanya kejadian ini pihak aparat dapat memperketat pengamanan jalan-jalan utama dan protokoler di Kota Semarang, serta konsisten mengadakan razia terhadap geng motor yang berperilaku tidak pada umumnya, dan sangat meresahkan masyarakat," tegas Namira.

Pertikaian terjadi setelah kedua geng motor mengadakan balap liar pukul 02.00 WIB. Warga Ketileng, Semarang yang bernama Eka Chandra menjadi korban penganiayaan saat ia dan teman-temannya bersitegang dengan pelaku yang menjadi lawannya dalam balap liar. Eka yang bersembunyi di Hotel Dafam, dikejar oleh lawannya.

Akibatnya sejumlah perlengkapan parkir hotel pun menjadi amukan dan mengalami kerusakan. Kini Masalah tersebut dalam penanganan pihak berwajib. [H-15]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!