SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 1 November 2014
BS logo

Gunung Rokatenda Meletus, Dua Lainnya Waspada
Jumat, 12 Oktober 2012 | 10:40

Gunung Rokatenda di Flores, NTT, meletus. [Google] Gunung Rokatenda di Flores, NTT, meletus. [Google]

[KUPANG] Gunung Rokatenda di Dusun Awa,  Desa Nitangle, Kecamatan Palue, meletus dan menghemburkan api. Pemerintah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pun mengevakuasi warga satu dusun ke tempat yang lebih aman.  

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Silvanus Tibo, Jumat (12/10) mengatakan, Gunung Rokatenda di Pulau Palue meletus, mengeluarkan api dan asap yang begitu tinggi, sehingga terlihat oleh hampir semua warga masyarakat di Pulau Flores.

Hal tersebut membuat warga pulau Paulue  panik.   “Api dari Gunung Rokatenda itu sangat besar. Api itu dapat terlihat hampir semua masyarakat daratan Flores. Gunung tersebut cukup tinggi yang berada di Pulau Palue bagian utara Pulau Flores, sudah beberapa hari ini aktivitas gunung Rokatenda terus meningkat, dan saat ini sudah mengeluarka api dan asap, sehingga masyarakat yang berada di dekat gunung itu kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata Silvanus Tibo.  

Gunung Rokatenda merupakan gunung tipe strato dan gunung tertinggi di Pulau Palue, dengan ketinggiannya mencapai 875 dari permiukaan laut.

Gunung tersebut pernah meletus pada tanggal 4 Agustus dan 25 September 1928, dan terjadi tsunami serta gempa vulkanik. Pada waktu itu penduduk Palue kurang lebih 266 jiwa dilaporkan hilang.  

Gunung Rokatenda kembali meletus pada 23 Maret 1985 dengan menghembus abu mencapai 2 km dan lontaran material mencapai 300 meter di atas puncak gunung itu.

Menurut Silvanus Tibo, “Aktivitas gunung Rokatenda mulai meningkat sejak 2 Oktober 2012 hingga saat ini dan sempat terjadi gempa sebanyak 31 kali. Namun aktivitas gunung itu sempat turun. Namun sejak 8 Oktober 2012 aktivitas gunung itu kembali mengeluarkan api sampai tadi malam,” kata Silvanus Tibo.  

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tini Thadeus, Aktivitas gempa bumi vulkanik gunung Rokatenda mengalami peningkatan yang tercata di semograf dan terlihat hemburan api dipuncak gunung itu sehingga sudah diperingati untuk tidak mendekati gunung tersebut, kata Tini Thadeus.  

Tiga gunung api di Nusa Tenggara Timur (NTT)) dilaporkan dalam status waspada yakni Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka dan Gunung Sirung di Pulau Pantar, Kabupaten Alor.  

Gubernur Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, menjelaskan, pemerintah provinsi terus mengikuti perkembangan aktivitas tiga gunung api yang telah ditetapkan dalam status waspada. Informasi tentang perkembangan aktivitas gunung sudah disiapkan sampai ke tingkat paling bawah, termasuk jalur-jalur evakuasi penduduk pun sudah direncanakan.  

“Kita juga siapkan aspek lain seperti kendaraan evakuasi, masker, obat-obatan hingga lokasi pengungsian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) daerah diminta menyiapkan peralatan evakuasi termasuk jika kemungkinan evakuasi dilakukan lewat laut,” ungkap Lebu Raya.  

Menurut Frans Lebu Raya, jika penduduk dievakuasi terkait peningkatan status gunung, untuk warga yang bermukim di kaki gunung Rokatenda, harus evakuasi dilakukan lewat darat dan laut. Sedangkan evakuasi lewat laut dilakukan untuk penduduk di kaki gunung Rokatenda di Pulau Palue ke daratan Pulau Flores.

Sementara penduduk di kaki gunung Sirung yang terletak di bagian timur Pulau Pantar, bisa dievakuasi ke bagian barat pulau tersebut.  

Rokatenda meletus terakhir pada 1973 menyebabkan hujan abu tersebar di seluruh pulau. Gunung Egon kembali aktif pada 2006 setelah tidak meletus selama 75 tahun.

Egon tercatat meletus dahsyat pada tahun 1925, dan letusan terakhir terjadi pada 15 April 2008. Dua gunung itu merupakan bagian dari 20 gunung api di Indonesia yang diamati. Lima gunung di antaranya berstatus siaga dan 12 berstatus wapada.  [YOS/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!