SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Februari 2017
BS logo

Hasil Quick Count LSI Network, Pasangan WH-Andika Unggul Tipis
Kamis, 16 Februari 2017 | 12:51

Ilustrasi Pilgub Banten [Istimewa] Ilustrasi Pilgub Banten [Istimewa]

[SERANG] Hasi perhitungan cepat atau quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network untuk Pilkada Banten 15 Februari 2017 menunjukkan hasil yang terpaut hanya 1,06 persen. Pasangan calon nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) unggul sebesar 50,53 persen sementara pasangan calon nomor urut dua Rano Karno-Embay Mulya Syarief (Rano-Embay) 49,47 persen.

Salah satu direktur di LSI Network Sunarto Ciptoharjono dalam konferensi pers di Hotel Le Dian, Kota Serang, Rabu (15/2) sore menjelaskan hitungan cepat atau quick count hasil pemungutan suara Pilkada Banten 2017 menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error plus minus satu persen dan tingkat kepercayaan sebesar 99 persen.

Hitungan cepat ini menggunakan sampel sebanyak 240 tempat pemungutan suara (TPS) yang diambil secara acak dari total 16.540 TPS yang tersebar secara proposional di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Banten. Sedangkan jumlah pemilih di Banten sebanyak 7.734.485 pemilih.

“Kendati ada perbedaan angka perolehan suara namun secara statistik belum bisa disimpulkan pasangan mana yang menang karena selisihnya dalam batas margin error satu persen,” ujar Sunarto.

Menurut Sunarto, jika dilihat dari sebaran pemilih, pasangan WH-Andika yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, Hanuran, PAN, PKB dan Gerindra menang telak di wilayah Kota Tangerang namun kalah di wilayah lain.

Sedangkan pasangan Rano-Embay yang diusung PDIP, PPP dan Partai Nasdem unggul tipis di tujuh kabupaten/kota yakni Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

“Wilayah Tangerang Raya merupakan battleground dari pertarungan Pilkada Banten. Karena jumlah pemilih di wilayah Tangerang Raya mencapai 52 persen dari total pemilih di Provinsi Banten,” ujar Sunarto.

Lebih jauh Sunarto menjelaskan, berdasarkan hasil hitungan cepat terungkap bahwa partisipasi pemilih pada Pilkada Banten 2017 sebesar 61,79 persen. “Artinya angka golput berada di kisaran 38,11 persen atau turun dari Pilkada sebelumnya mencapai 40 persen,” ujarnya.

Sunarto menjelaskan, antara pasangan WH-Andika dan Rano-Embay bersaing ketat karena baik WH-Andika maupun Rano-Embay memiliki basis suara yang sama-sama besar. WH-Andika unggul telak di Kota Tangerang, namun kalah tipis di wilayah lain.

“Kedua kandidat sama-sama mempunyai titik lemah yang bisa dijadikan bahan downgrade. Apa pun hasilnya, yang pasti kita harus menunggu pengumuman KPU sebagai acuan resmi,” pungkas Sunarto.

Sejumlah lembaga survei lainnya juga seperti Indikator Politik Indonesia dalam hitungan cepat juga mengunggulkan pasangan WH-Andika dengan perbedaan yang sangat tipis yakni pasangan WH-Andika 50,32 persen dan pasangan Rano-Embay sebesar 49,68 persen.

Klaim Menang

Sementara itu, pasangan WH-Andika mengklaim menang dalam pilgub Banten 2017 ini. Tim Wahidin mengambil data berdasarkan hitung cepat dari beberapa lembaga survei yang ditayangkan televisi.

Wahidin menyebut tiga lembaga survei yang merilis hitung cepat pilgub Banten bisa dijadikan sebagai dasar kemenangan salah satu calon. Sebab, data yang dirilis merupakan data riil di lapangan saat pemilu.

"Dari data ini, saya nyatakan bahwa pasangan WH-Andika menang dalam pilkada Banten. Berapa pun selisihnya, bahkan satu atau dua orang, itu dinyatakan menang, bukan dari tipis atau tidak, tapi dari keunggulan masing-masing calon. Dari hasil ini, saya berani menyatakan pasangan WH-Andika memenangi pilkada Banten," kata Wahidin kepada wartawan di Pinang, Tangerang, Banten, Rabu (15/2).

Di survei iNews Research, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul dengan suara 51,8 persen dan Rano-Embay 48,2 persen dengan suara masuk 92,7 persen.

Kemudian, Indo Barometer, yang disiarkan Metro TV, merilis WH-Andika meraih suara 50,67 persen dan Rano-Embay 49,33 persen dengan suara masuk 96 persen.

Wahidin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam tim pemenangannya. Tak lupa ucapan terima kasih untuk pers yang mensosialisasikan program-program WH-Andika.

Selain itu, pasangan Andika Hazrumy tersebut berjanji akan menjaga amanah dari masyarakat. Pihak Wahidin juga akan menunggu hasil resmi dari KPU Banten.

"Terima kasih kepada masyarakat yang mendukung saya, semua pihak yang mendukung saya. Mudahan-mudahan ini menjadi bukti bahwa banyak yang mendukung saya. Insya Allah saya akan menjadi gubernur yang amanah, yang memajukan kepentingan masyarakat," pungkas Wahidin yang didamping cawagub Andika Hazrumy.

Tunggu Hasil Real Count KPU

Tim pemenangan pasangan calon nomor urut dua Rano-Rano tetap optimistis akan menang kendati kalah dalam perhitungan cepat.

“Kami atas nama tim Rano-Embay memegang untuk sementara waktu hasil survei KPU,” kata Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah, dalam keterangan yang disampaikan di hadapan awak media, di Tangerang, Rabu (15/2)

Menurutnya, proses penghitungan suara KPU, baru 65 persen suara masuk. “Hasilnya, dari perhitungan KPU menyebutkan bahwa pasangan nomor urut 1 mendapatkan persentase suara di angka 40,86 persen. Sementara pasangan nomor urut 2 berada di angka 59,14 persen,” katanya disambut riuh pengunjung.

Meski begitu, Basarah tak ingin gegabah mendeklarasikan kemenangan Rano-Embay. Dia lebih memilih untuk menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banten yang bisa menjaga pilkada kondusif.

Komentar berbeda disampaikan Rano Karno. Dia mengaku tidak ada yang istimewa jika pasangannya keluar sebagai pemenang. “Kalau menang, tidak ada yang istimewa, kita lanjutkan pembangunan. Tapi kita juga tidak mau declare itu,” ujar Rano. [149]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads