SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 25 Juni 2017
BS logo

Helikopter Disiapkan Evakuasi Pemudik yang Terkjebak Macet
Senin, 19 Juni 2017 | 12:51

Pintu tol Brebes timur [youtube] Pintu tol Brebes timur [youtube]

[SEMARANG] Basarnas dan Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan Helikopter untuk mengevakuasi pemudik yang terjebak macet. Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono, Senin (19/6) pagi mengatakan, seluruh sumber daya baik manusia maupun peralatan disiagakan demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan tradisi mudik jelang Lebaran tersebut.
Ia mengungkapkan, untuk mempermudah dan mempercepat proses evakuasi jika terjadi sesuatu hal yang  tidak diinginkan, Basarnas Jateng telah menyiagakan 1 buah helikopter di exit Tol Gringsing.
Agus menambahkan, selain siaga 24 jam, pihaknya juga mendirikan Posko Siaga SAR di Brexit Brebes Timur Exit Tol, Gringsing exit Tol, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Solo, Jepara dan Cilacap. Tak hanya itu, petugas juga melakukan patroli di sepanjang jalur yang dilalui pemudik. “Seluruh personel siap siaga di posko dan melakukan patroli di sepanjang jalur yang dilalui pemudik untuk mengantisipasi bila terjadi musibah yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Sementara itu Kantor Syahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang, mencatat jumlah motor yang diangkut KM Dobonsolo jurusan Pelabuhan Tanjung Priok-Tanjung yang tiba hari Minggu kemarin baru ada 113 unit.
Kepala KSOP Tanjung Emas Semarang, Gajah Roseno mengatakan, minimnya peminat mudik sepeda motor gratis karena hingga saat ini pemudik belum libur kerja bahkan tak sedikit yang belum mendapat uang THR. Mudik gratis dengan menggunakan KM Dobonsolo masuk Semarang tanggal 20 Juni, 22 Juni dan 24 Juni. Diperkirakan, ada 2.000 pemudik ditambah 1.000 motor.
Mudik gratis via jalur laut, kata Gajah, terbilang nyaman dan aman. Pasalnya, ia telah mengerahkan tiga grup pasukan gabungan dari unsur TNI/Polri serta Lanal untuk memperketat penjagaan di kawasan pelabuhan.

Tol Surabaya-Kertosono

Sementara itu, jalan tol ruas Surabaya-Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, sepanjang 78 kilometer, mulai Senin ini dipastikan bisa dilalui para pengguna kendaraan roda empat, untuk alternatif jalur mudik Lebaran tahun 2017. Hal itu disampaikan Gubernur Jatim, Soekarwo, seusai meninjau kesiapan akhir kelayakan jalan tol Surabaya-Kertosono, Minggu (18/6).

Ruas jalan tol ini telah layak dimanfaatkan, walaupun sebagian masih fungsional. Artinya, sudah layak dilewati tetapi masih terdapat kekurangan-kekurangan, seperti belum adanya rambu jalan, penerangan jalan, jalan sebidang dan rest area.

Untuk jalan tol yang masih fungsional, dibuka pukul 06.00 WIB dan ditutup pukul 17.00 WIB. Jalur fungsional yang ada, meliputi jalur Waru-Sepanjang-Driyorejo-Krian dan Mengkreng-Kertosono.

Untuk jalur fungsional, hanya diperuntukkan kendaraan kelas I non bus dan non angkutan barang. Jalur tol fungsional tersebut digunakan khusus saat mudik mulai tanggal 19 - 26 Juni 2017 dari Surabaya-Mojokerto. Sebaliknya akan dipakai untuk balik Lebaran dari arah Mojokerto-Surabaya 27 Juni - 3 Juli 2017.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, kepada para pengendara, diminta agar menjalankan laju kendaraannya 40-50 km/jam, khususnya untuk jalan yang masih fungsional. [TG/142]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads