SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 1 November 2014
BS logo

HUT TNI, 2 Penerjun Salah Mendarat di Danau dan di Pohon
Jumat, 5 Oktober 2012 | 11:27

Terjun payung Kopassus [antara] Terjun payung Kopassus [antara]

[JAKARTA] Tiga penerjun payung dari kesatuan Paskhas dan Kopassus gagal mendarat di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma yang menjadi target mendarat. Peristiwa itu terjadi di tengah acara parade alutista kekuatan tempur TNI dari Angkatan Udara, angkatan darat dan angkatan laut dalam peringatan HUT TNI ke 67 di Lanud Halim Perdanakusuma, pada Jumat (5/10).

Ketiga penerjun ini gagal mendarat saat melakukan atraksi terjun payung, ketiga prajurit TNI tersebut mendarat di luar landasan target penerjun. Dua penerjun, anggota pasukan khas TNI AU mendarat di danau yang posisinya tidak jauh dari landasan target pendaratan, sementara satu anggota Kopassus yang juga turut terjun, tersangkut di sebuah pohon Mahoni di Jalan Raya Skuadron, di dalam komplek Halim Perdana Kusuma.

Warga yang menyaksikan parade alutsista dari balik pagar pembatas langsung mengerumuni ketiga penerjun tersebut.
Dalam atraksi terjun payung itu, sebanyak 600 lebih penerjun dari berbagai kesatuan di lingkungan TNI turut meramaikan parada alutista kali ini. Para penerjun itu diterjunkan dari lima pesawat hercules milik TNI Angkatan udara.

Acara kenegaraan hut TNI ke 67 ini juga di hadir juga Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono beserta para pejabat dan menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu II.

Salah seorang Prajurut TNI yang tak ingin disebut namanya mengatakan, parasut yang digunakan oleh ketiga anggota TNI yang gagal mendarat tersebut adalah jenis parasut yang memang tidak bisa dikendalikan. Untuk itu dia mewajarkan jika ada penerjun yang tidak mendarat di area semestinya.

"Itu parasut statik, bukan yang bisa dikendalikan. Jadi, dia turun dari pesawat dimana, ya di situ dia mendaratnya. Benar-benar tidak bisa dikendalikan," katanya. [F-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!