SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Oktober 2014
BS logo

Idris Akui Proyek Wisma Atlet Diberikan Rosa
Selasa, 23 Agustus 2011 | 16:30

Mohammad El Idris (tengah berbaju batik) Mohammad El Idris (tengah berbaju batik)

[JAKARTA] Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/8), Mohamad El Idris yang merupakan terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet mengungkapkan bahwa proyek pembangunan tersebut didapatnya dari terdakwa Mindo Rosalina Manullang (Rosa).

"Rosa dari PT Anak Negeri waktu itu menghubungi saya. Mungkin dia memiliki list (perusahaan) banyak. Lalu, dia bilang nanti pak Idris akan kita kasih proyek Wisma Atlit," kata Idris ketika ditanya oleh hakim Sudjatmiko di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/8).

Kemudian, lanjut Idris, Rosa menyuruhnya menghadap kepada pemilik perusahaan, yaitu Muhammad Nazaruddin. Setelah bertemu, Nazaruddin mengatakan supaya nanti berurusan dengan Rosa.

Idris menambahkan Rosa mengatakan akan mempertemukan dengan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Wafid Muharam.

Saat bertemu dengan Wafid bersama dengan Rosa dan Dirut PT Duta Graha Indah (DGI), Dudung Purwadi yang dilakukan hanyalah memperkenalkan perusahaan dan menyampaikan keinginan untuk ikut dalam proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjelang SEA Games.

Selain itu, Idris mengungkapkan bahwa yang mengenalkannya kepada Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet, Rizal Abdullah adalah Rosa. Perkenalan terjadi di Plaza Senayan, Jakarta sekitar pertengahan tahun 2010.

"Jadi diajak Rosa ketemu di Plaza Senayan. Rosa kenalan dulu dengan Rozal. Dari situ, Rosa kenalkan saya dari DGI," ungkap Idris.

Keterangan Idris tersebut berbeda dengan keterangan yang disampaikan Rosa di hadapan Majelis Hakim dalam sidang yang digelar pada Senin (22/8) di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Menurut Rosa, dia hanya diminta oleh atasannya, yaitu Muhammad Nazaruddin untuk mengenalkan Dudung Purwadi dan Idris ke Wafid Muharam. "Cuma dia (Nazaruddin) bilang, Rosa nanti kenalkan DGI ke Pak Wafid. Atur waktunya dengan Pak Wafid.
Baik pak saya bilang," ungkap Rosa dalam sidang yang berlangsung pada Senin (22/8) kemarin di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Rosa mengaku mengenal nama Dudung semenjak bekerja di PT Anak Negeri. Karena, Dudung adalah teman lama dari Nazaruddin. "Semenjak saya masuk tahun 2009, sudah ada hubungan kerjasama dengan PT DGI terkait pembangunan sekolah perhubungan di Surabaya, pembangunan Rumah Sakit (RS) Adam Malik dan RS infeksi," ungkap Rosa. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!