SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 27 November 2014
BS logo

Indonesia Butuh Figur Baru
Selasa, 31 Januari 2012 | 5:26

[JAKARTA]  Indonesia membutuhkan figur baru yang bisa mencerminkan kontinuitas dari impian dan semangat Soekarno dalam membangun Indonesia ke depan.

“Situasi saat ini begitu mencekam dan sangat jauh dari cita-cita kemerdekaan bangsa. Untuk mengubahnya, perlu ada figur baru untuk menjadi Presiden ke depan,” kata Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan.

Syahganda mengatakan itu dalam diskusi "Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Menjaga Nilai-Nilai  Demokrasi Sesuai Konstitusi," di  Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (30/1). Diskusi yang diselenggarakan Central Gerakan Mahasiswa diikuti ratusan aktivis BEM se-Jakarta dan menghadirkan pembicara lainnya yakni Fikri Azis, mantan Ketua Umum KAMMI, dan Dwi Winarno dari Institut Proklamasi.

Menurut Syahganda, demokrasi  Indonesia sudah begitu liberal dan cenderung dikuasi pemilik modal, sehingga arah bangsa  Indonesia terus menerus hanyut dalam kapitalisme. Dalam hal ini pemuda harus memperkuat jati diri untuk menghayati semangat para pendiri republik ini.

Terkait situaasi politik saat ini, kata dia, meskipun Hatta Rajasa dan  Aburizal Bakrie (Ical) adalah alumni ITB, namun keduanya belum merepresentasikan semangat dan nilai-nilai perjuangan Soekarno, meskipun mereka satu almamater.  

Oleh karenanya, Hatta dan Ical harus memastikan pilihan ideologi dan semangat kerakyatannya, agar mereka dapat meneruskan sejarah Soekarno. [E-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!