SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 23 Desember 2014
BS logo

Perempat Final Liga Champions

Inter Milan Takluk 2-5 di Kandang
Rabu, 6 April 2011 | 8:27

Para pemain Schalke 04 merayakan kemenangan 5-2 atas Inter Milan pada laga perdana babak perempat final Liga Champions di San Siro, Milan, Selasa (5/4) atau Rabu (6/4) dini hari. (Foto: AFP/Giuseppe Cacace) Para pemain Schalke 04 merayakan kemenangan 5-2 atas Inter Milan pada laga perdana babak perempat final Liga Champions di San Siro, Milan, Selasa (5/4) atau Rabu (6/4) dini hari. (Foto: AFP/Giuseppe Cacace)

[MILAN] Raksasa Italia yang juga juara bertahan Liga Champions Inter Milan dipermalukan tim tamu Schalke 04 dengan skor telak 2-5 di kandang sendiri, San Siro, Selasa (5/4) atau Rabu (6/4) dini hari WIB. Kekalahan ini menutup peluang Inter maju ke babak semifinal Liga Champions. Sebab pada laga tandang minggu depan, mereka harus bisa mencetak lebih dari lima gol.

Bagi pelatih Schalke 04 Ralf Rangnick, kemenangan telak  di kandang lawan ini diraih berkat mentalitas menyerang yang dimiliki anak-anak asuhnya. Sementara pelatih Inter Milan asal Brasil, Leonardo mengakui kekalahan timnya. Ini adalah kekalahan kedua mereka dalam tiga hari terakhir. Sebelumnya, mereka juga kalah besar 0-3 pada derbi Milan.

Kekalahan dari AC Milan pada akhir pekan lalu itu membuat jarak mereka dengan Milan di puncak klasmen sementara Serie A menjadi lima poin dan menggeser mereka ke posisi ketiga klasmen sementara.

Menanggapi kemenangan besar itu pelatih Rangnick mengatakan, “Yang bisa saya katakan adalah bahwa ini sebuah pertandingan hebat yang sama sekali tidak membosankan. Hasil akhir pertandingan ini bisa saja 10-5 atau 8-4, ini pertandingan yang luar biasa bagi pendukung.”

“Sejak menit awal kami mencoba memainkan sepakbola menyerang. Tentu saja ketika Anda memainkan sepakbola dengan cara seperti ini, Anda memberi sejumlah peluang tetapi kami menciptakan sangat banyak peluang bagi kami sendiri,” ujarnya.

Inter Milan unggul terlebih dahulu pada detik ke-27 melalui Dejan Stankovic. Pemain ini melepaskan tendangan voli dari garis tengah lapangan. Schalke kemudian menyamai kedudukan melalui Joel Matip sebelum Diego Milito menambah keunggulan Inter menjadi 2-1. Schalke kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Edu sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Schalke unggul menjadi 3-2 melalui penyerang veteran asal Spanyol Raul Gonzales. Ini adalah golnya yang ke-70 di Liga Champions. Klub peringkat 11 Jerman itu semakin di atas angin setelah Andrea Ranocchia melakukan gol bunuh diri dan membawa Schalke unggul 4-2. Pesta gol Schalke ditutup dengan gol kedua Edu dan mengantar timnya menang 5-2.

“Kami tahu bagaimana merespon gol cepat Inter. Sebab saya sudah melihat gol cepat Milan pada detik ke-47 pada Derby della Madonnina akhir pekan lalu. Karena itu saya tidak khawatir. Cepat atau lambat gol itu pasti dibalas. Yang terpenting adalah kami bisa mengatur untuk merespons gol cepat tersebut,” ujar Rangnick.

Sementara Raul mengatakan, “Royal Blues”, julukan untuk Schalke, memperlihatkan bahwa mereka lebih baik pada laga tersebut. “Pada babak pertama kami imbang, tetapi pada babak kedua Schalke berkuasa,” ujar mantan bintang Real Madrid yang digelar pangeran Santiago Bernabeu itu.

Dia menambahkan, “Ini sebuah langkah yang penting. Tetapi ini semua beluh berakhir. Inter adalah juara karena itu laga kedua jangan dianggap enteng. Bagi kami, hasil ini sangat menggembirakan karena tidak semua orang bisa datang ke kandang sang juara dan bisa mencetak lima gol. Setelah awal yang sulit, kami terus perbaiki penampilan dan menjadi lebih baik.”

Sementara itu, pelatih Inter Milan, Leonardo tidak mau menyerah, meskipun peluangnya sangat sulit pada laga Tandang ke Jerman minggu depan. “Kami sudah banyak berusaha untuk sampai pada titik ini dan sangat tidak menduga mendapat hasil seperti ini. Tetapi dalam sepakbola segala sesuatu bisa terjadi,” ujar mantan pelatih AC Milan itu.

Dia melanjutkan, “Sangat sulit menganalisis kekalahan karena pertandingan diawali sangat bagus dengan gol Stankovic. Schalke memiliki tujuh atau delapan peluang dan mencetak lima gol. Kami juga memiliki banyak peluang tetapi hanya mencetak dua gol. Kami harus membayar dengan harga yang sangat mahal.”

Leonardo dinilai berhasil menangani Inter sejak awal tahun ini dan berhasil mengangkat klub kota mode Italia itu dari keterpurukan dan menempatkan Inter pada posisi ketiga klasmen sementara. Leonardo juga berhasil menempatkan Milan pada posisi ketiga Serie A Italia musim lalu. [AFP/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!