SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 26 November 2014
BS logo

Jaringan Narkoba Dubai-Jakarta Dibekuk
Jumat, 23 September 2011 | 11:18

Temuan narkoba jenis sabu [SP/Gardi Gazarin] Temuan narkoba jenis sabu [SP/Gardi Gazarin]

[JAKARTA] Maremdar Gangaram Khanya (43), warga India dan Franco Holinski (26), warga Jerman diduga terlibat kepemilikan 2,4 kg sabu ditangkap Mabes Polri. Kedua orang tersebut sampai Jumat (23/9) masih diperiksa petugas terkait.

Terbongkarnya jaringan pengedar narkoba internasional yang melibatkan kedua orang asing itu berawal dari penangkapan Franco yang menumpang pesawat Garuda dari Dubai menuju Jakarta. Gerak-gerak pria berpenampilan rapi itu dicurigai petugas Bandara Soekarno-Hatta yang kemudian memeriksanya.

Ternyata, dalam tas yang dibawa Franco ditemukan sabu senilai Rp 3,5 miliar. “Jaringan pengedar narkoba multietnis ini diungkap berkat  pendalaman di lapangan. Selanjutnya, kami mendalami asal usul sabu itu, termasuk kemungkinan jaringan Franco di Jakarta,” ujar Kepala Sub Direktorat II Direkorat IV Narkotika Bareskrim Mabes Polri, Komisaris Besar Siswandi, Jumat (23/9).

Menurut Siswandi, setelah menangkap Franco yang dibayar Rp 45 juta untuk sekali mengantar sabu ke Jakarta, petugas kemudian meringkus Maremdar, orang yang akan menerima sabu tersebut di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

”Jika tidak ditangkap, Franco telah dipesankan kamar oleh Maremdar di Hotel Fave Tanah Abang, dan orang Jerman itu rencananya akan menginap selama empat hari,” kata Siswandi.

Dijelaskan, Maremdar mengatakan beberapa kali menyelundupkan sabu ke Indonesia dan Franco adalah spesialis kurir sabu Dubai-Jakarta yang dikendalikan Kasra, warga Iran. [G-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!