SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 19 Desember 2014
BS logo

Mahasiswa FT dan Fisip Tawuran

Kampus Unila Kondusif
Kamis, 22 September 2011 | 8:25

Polisi memberi penjelasan kepada mahasiswa Unila yang terlibat tawuran. (Foto: Tribunews.com) Polisi memberi penjelasan kepada mahasiswa Unila yang terlibat tawuran. (Foto: Tribunews.com)

[BANDAR LAMPUNG] Pasca tawuran antar mahasiswa Fakultas Teknik dan Fisip Universitas Lampung (Unila) Rabu (21/9) siang, situasi kampus itu pada sore harinya kembali normal setelah pihak rektorat bersama personil Poltabes Bandarlampung dan Polda Lampung turun ke lapangan merelai ratusan mahasiswa yang terlibat tawuran.

Perundingan kedua belah pihak yang bertikai dilakukan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa. Fakultas Teknik yang diwakili oleh HIMA Mesin sebagai yang terlibat bentrok didampingi oleh presiden BEM Teknik, sedangkan Fisip diwakili perwakilan mahasiwa dan Gubernur BEM Fisip.

Pertemuan itu dimediasi oleh Pembantu Rektor III Unila, Prof DR Sunarto didampinggi Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Guntor Gafar serta Dekan FT dan Dekan Fisip.

Berdasarkan informasi yang diperoleh SP Rabu (20/9) sore menyebutkan, peristiwa yang memalukan itu  bermula dari arak-arakan yang dilakukan saat wisuda Universitas Lampung.

Saat arak-arakan itu, entah siapa yang memulai tiba-tiba ada mahasiswa FT yang dipukul oleh salah satu oknum mahasiswa lainnya, karenanya  mahasiswa FT mendatanggi mahasiswa Fisip untuk meminta pertanggung jawaban atas pemukulan itu. "Kami datang ke sini cuma mau minta pertanggungjawaban anak Fisip karena sudah memukul kawan kami waktu arak-arakan," ujar, seorang mahasiswa Teknik Kimia, kepada SP.

Karena situasi sudah memanas dan tak tahu siapa yang memicunya  maka bentrokpun tak terhindarkan, masing-masing mahasiswa saling pukul bahkan tidak sedikit kendaraan yang terparkir di halaman Fisip turut menjadi amukan mahasiswa hingga mengalami kerusakan. Bahkan kaca-kaca di Gedung A dan B Fisip Unila juga tak luput dari amuk mahasiswa.

Saat proses mediasi berlangsung, nampak kedua mahasiswa itu berkumpul di gedungnya masing-masing, dan aparat kemanan baik yang berpakaian sipil maupun resmi juga terlihat berjaga-jaga guna mengantisifasi agar tidak terjadi tawuran lanjutan, bahkan helikopter milik Polda Lampung juga Rabu (20/9) sore itu terlihat berputar-putar diatas kampus Unila. [NVS/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!