SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 1 November 2014
BS logo

Korupsi Benih, Kejagung Tahan Dirut PT HNW
Kamis, 1 Agustus 2013 | 18:19

Gedung Kementerian Pertanian [google] Gedung Kementerian Pertanian [google]

[JAKARTA] Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Dirut PT Hidayah Nur Wahana (HNW), Sutrisno yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Pengadaan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) dengan nilai proyek Rp 209 miliar di Kementerian Pertanian (Kemtan).

"Yang bersangkutan ditahan selama 20 hari terhitung mulai 31 juli-19 Agustus 2013 di Rutan Salemba cabang Kejari Jaksel. Adapun surat perintah penahanannya adalah no:print-15/F.2/Fd.1/07/2013, tanggal 31 juli 2013," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Kamis (1/8).

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan dua orang tersangka termasuk Sutrisno yakni, Pimpinan Produksi PT HNW, Mahfud Husodo.

Mahfud lebih dulu ditangkap di Jember, Jawa Timur karena dinilai tidak kooperatif dan ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung sejak 19 Juni-7 Agustus 2013.

Dalam kasus ini, Kejagung menduga penyaluran BLBU berupa padi lahan kering, padi hibrida, padi non hibrida, dan kedelai tidak sesuai varietasnya, dan beberapa pelaksanaannya tidak sesuai dengan peruntukkannya atau fiktif.

Dalam perkembangan penyidikan kasus ini Kejagung juga telah melakukan penggeledahan di kantor PT HNW di Griya Mutiara, Blok A/2 Baturejo, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dari penggeledahan tersebut jaksa penyidik menyita sejumlah dikumen dan surat yang dianggap mempunyai hubungan dengan kasus ini, serta menyita benda bergerak dan tidak bergerak. [E-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!