SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 29 November 2014
BS logo

Loloskan Nasdem, Denny Indrayana Bantah Ditekan
Jumat, 11 November 2011 | 11:21

Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana saat tampil sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/12). (Foto: Joanito de Saojoao) Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana saat tampil sebagai saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/12). (Foto: Joanito de Saojoao)

[JAKARTA] Wakil Menteri Hukum dan Ham (Wamenkumham), Denny Indrayana membantah ada tekanan dari pihak lain terkait lolosnya Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai satu partai politik (parpol) dalam verifikasi di kementerian itu.

"Diumumkan Jumat (11/11) ini untuk memberi penjelasan dan kepastian segera bagi parpol yang sudah jelas-jelas memenuhi syarat," ungkap Denny melalui teleconfrens dari Palembang, Jumat (11/11).

Menurut Denny, pengumuman lolosnya Partai Nasdem tidak ada kaitannya dengan kejadian-kejadian sebelumnya. Sebab, menurutnya, Kemenkumham bekerja secara independen dan bisa dipertanggungjawabkan untuk menjamin kebebasan berpolitik dan bernegara.

Denny juga menyampaikan pengumuman Jumat (11/11) ini disampaikan sekaligus untuk menginformasikan apa-apa yang kurang bagi partai yang belum memenuhi persyaratan berbadan hukum.

Selain itu, Denny menambahkan bahwa pengumuman dalam dua tahap bukan pertama kalinya dilakukan Kemenkumham. "Pengumuman dalam dua tahap juga pernah dilakukan pada tahun 2003," tegas Denny.

Seperti diketahui, pada Kamis (10/11) ratusan pengurus Partai Nasional Demokrat menyambangi kantor Kemenkumham, Jakarta. Kedatangan mereka, diketahui untuk mempertanyakan kenapa Kemenkumham tidak segera
mengumumkan hasil verifikasi parpol.

Hasil verifikasi parpol baru sedianya diumumkan pada tanggal 21 Oktober lalu. Tetapi karena pergantian tampuk kepemimpinan dari Patrialis Akbar ke Amir Syamsuddin, pengumuman tersebut ditunda. Penundaan tersebut atas kebijakan Amir Syamsuddin. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!