SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Monorel Serpong – Bandara Mulai Disosialisasikan
Selasa, 21 Desember 2010 | 8:48

Gambar rencana monorel hingga ke bandara Cengkareng-[google] Gambar rencana monorel hingga ke bandara Cengkareng-[google]

[TANGERANG] Pemerintah pusat akan membangun kereta api layang (monorel) mulai stasiun Rawabuntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan menuju Bandara Soekarno Hatta Tangerang. Rencana ini mulai disosialisasikan. Pemkot Tangsel, Banten dan Depok, Jawa Barat akan menyusun rencana untuk dilaporkan setiap bulan kepada Menteri Perhubungan, Freddy Numberi.


      "Jalur monorel Rawabuntu-Bandara merupakan pembangunan skala nasional di bawah kewenangan pemerintah pusat. Wapres Budiono telah membicarakan transportasi massal (monorel) Tangsel-Depok-Bandara," kata Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Eutik Suarta kepada wartawan, Senin (20/12).


   Dikatakan, pemerintah kota melalui Wali Kota Tangsel dan Wali Kota Depok telah diajak serta oleh Kementerian Perhubungan untuk membicarakan tindak lanjut pra rencana pembangunan monorel dan meminta pemikiran konkret dari pemerintah daerah untuk menindak lanjuti rencana studi kelayakan, penyusunan dan mengefektifkan pembangunan monorel.


   "Pusat mengharapkan setiap bulan Wali Kota Tangsel dan Wali Kota Depok mengadakan rapat dan melaporkan perkembangan rencana pembangunan monorel tersebut kepada Menteri Perhubungan," kata Eutik.


    Pembangunan jalur monorel ditegaskan Eutik, merupakan bagian dari rencana pembangunan moda transportasi makro dibawah kewenangan pemerintah pusat. Kementerian Perhubungan telah membentuk tim pembangunan jalur trasportasi Tangerang-Depok-Jakarta. Jalur monorel sendiri adalah lintas kota-kabupaten dan lintas Provinsi Banten-Jawa Barat-DKI Jakarta.


     Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Agus Mulyadi, mengatakan, pra rencana pembangunan KA Layang dari stasiun Rawabuntu-Bandara Soekarno Hatta meski masih dalam tahap wacana tetapi menjadi proyek pemerintah pusat kedepan dan menjadi target pemerintah Propinsi Banten melalui Pemkot Tangsel. Moda transportasi itu untuk menciptakan agar dalam beberapa tahun ke depan kemacetan Tangerang tidak seperti DKI Jakarta.  

 "Jakarta macet di mana-mana.  Tangerang diharapkan mampu menjadi daerah yang terhindar dari kemacetan," kata Agus, kemarin.   

Ditambahkan, pra rencana pembangunan monorel Rawabuntu, Serpong-Bandara akan masuk ke dalam tataran transportasi lokal karena melintas dua wilayah Kota Tangsel-Kota Tangerang melalui 14 shelter yang akan dibangun. Mulai Stasiun (St) Rawabuntu-Shelter Griya Loka-St BSD Junction-St WTC-St Alam Sutera-St Gading Serpong-St Serpong Times Square- St Kota Modern-St Tangerang- St Mekar Wangi-St Garuda-St Terminal I-St Terminal II-Stasiun Terminal III, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.


    Namun, Agus belum dapat mengungkapkan berapa biaya dalam pembangunan fisik dan moda transportasi monorel yang membutuhkan lahan seluas 18 kilometer dengan panjang landasan seluas 2,400 meter itu. Saat ini, pihaknya masih menunggu studi kelayakan dari pembangunan jalur monorel untuk kemudian dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan.

   "Ini masih dalam tahap pra rencana. Untuk biayanya kami belum memastikan secara detail. Tentu membutuhkan dana triliunan rupiah,” ujarnya.     

Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II Salahudin Rafi, mengatakan, sebagai pengelola bandara Soekarno Hatta, pihaknya menyambuat baik keinginan dari rencana pembangunan monorel Stasiun Rawabuntu-Bandara Soekarno Hatta.

Namun persoalannya ke depan, pembangunan monorel akan bertabrakan dengan pembangunan jalur kereta api Stasiun Mangarai, Jakarta-Bandara Soekarno Hatta. Grand desain jalur moda transportasi kereta api Stasiun Margarai-Bandara SeokarnoHatta, telah dibuat Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

   "Tahun 2011, tahap pertama jalur proyek kereta api Stasiun Mangarai-Bandara mulai dikerjakan. Tinggal rancangan grand desainnya saja,"kata Salahuddin.


    Sementara Kepala Administrator Bandara Soekarno Hatta, Adi Kanrio Dayanun mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi rencana pembangunan jalur monorel stasiun Rawabuntu-Bandara Seokarno Hatta.

Hanya saja, pihaknya belum mendapatkan keterangan lebih jauh dari Pemkot Tangsel maupun Pemprov Banten dalam rencana pembangunan monorel.

Kalaupun pembangunan jalur monorel itu jadi terlaksana. "Kemacetan di Jalan Tol Sudiyatmo akan teratasi. Kami juga senang jika monorel melewati bandara," kata Adi. [132]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!