SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 24 November 2014
BS logo

Panitia Olimpiade Selidiki Kursi-kursi Kosong di Venues
Minggu, 29 Juli 2012 | 14:46

Olimpiade musim panas 2012 di Kota London, Inggris [google] Olimpiade musim panas 2012 di Kota London, Inggris [google]

[LONDON] Panitia Olimpiade London melancarkan investigasi menyangkut kursi-kursi yang kosong pada hari pertama pelaksanaan Olimpiade, Sabtu.

Pada hari libur sekolah dan setelah beberapa bulan masyarakat mengeluh bahwa ribuan orang di Inggris tidak bisa membeli tiket, Menteri Kebudayaan Jeremy Hunt, yaitu menteri yang menangani Olimpiade, mengatakan ia kecewa dengan kosongnya kursi dan bahwa Komite Penyelenggara Olimpiade London (LOCOG) sedang melakukan penyelidikan tentang itu.

"LOCOG sedang melakukan investigasi penuh terhadap apa yang terjadi," kata Hunt kepada BBC, sehari setelah pembukaan --yang mendapatkan pujian luas-- dengan menampilkan Ratu Elizabeth, Paul McCartney dan Rowan Atkinson.

Pada Sabtu, televisi menayangkan berbagai pertandingan. Orang-orang yang berdatangan ke arena pertandingan melihat sejumlah kursi kosong di jam-jam awal pertandingan di gelanggang air, bola basket dan pada jam-jam berikutnya di arena tennis Wimbledon.

"Tampaknya kursi-kursi (kosong, itu) adalah kursi yang diperuntukkan bagi para sponsor, tapi kalau mereka tidak muncul, kami menginginkan publik bisa mendapatkan tiket karena keberadaan mereka akan memeriahkan pertandingan. Jadi kami akan menangani masalah ini sesegera mungkin," kata Hunt.

Menteri Olahraga Hugh Robertson mengatakan ia terkejut arena-arena pertandingan tidak dipenuhi penonton.

LOCOG biasanya menerakan tanda "sudah habis" beberapa menit setelah tiket mulai dijual kepada publik.

Hari Sabtu, sejumlah loket di arena-arena pertandingan masih diwarnai dengan antrian orang yang ingin membeli tiket.

"Saya tiap hari mencoba dan terus mencoba mendapatkan tiket pertandingan (sepak bola) untuk Argentina," kata seorang pekerja bidang listrik asal Argentina, Lucas Lopez (34 tahun).

Nicolette Robinson (47 tahun), seorang konsultan merek dan desain, mengatakan ketika ia masih kecil ingin menjadi pesenam seperti pahlawannya, Nadia Comaneci.

Dirinya merasa sangat kecewa karena tidak mendapatkan tiket untuk menonton pertandingan senam di Olimpiade London.

"Saya kira setidaknya apa yang bisa saya lakukan adalah melihat mereka (para atlet senam). Melihat mereka di televisi sementara setengah stadionnya ternyata sepi, sayang sekali. Kalau bisa saya mau membayar berapa saja supaya bisa melihat mereka (secara langsung, red)," ujarnya.

LOCOG menolak untuk memberikan gambaran mengenai jumlah orang yang hadir di arena-arena pertandingan pada hari Sabtu atau berapa banyak tiket yang terjual.

LOCOG hanya menyebutkan mereka yang akan menonton Olimpiade akan mencapai jumlah 11 juta orang.

"Saya hadir di Olimpiade Beijing tahun 2008 dan salah satu pelajaran yang kami dapatkan saat itu adalah stadion yang penuh dengan penonton akan membuat suasana terbaik. Terbaik bagi para atlet dan akan lebih menyenangkan untuk para penonton, dan itu telah menjadi prioritas paling utama," kata Hunt.

Hingga awal Juni, sudah 7 juta dari keseluruhan 8,8 juta tiket Olimpiade dan sekitar setengah dari 2,45 juta tiket Olimpiade bagi para penyandang cacat yang sudah terjual mulai tahun lalu.[Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!