SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 27 November 2014
BS logo

Partai Demokrat Luncurkan Baju Kejujuran?
Kamis, 16 Agustus 2012 | 9:20

Ilustrasi Partai Demokrat. [google] Ilustrasi Partai Demokrat. [google]

[JAKARTA] Partai Demokrat lakukan aksi bersih-bersih kader dengan meluncurkan “baju kejujuran”. Pakaian antikorupsi yang didesain Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta itu dicetak 17 buah, dan telah dikirimkan simbolis ke DPP Partai Demokrat dan DPD Partai Demokrat Bali.  

Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, baju kejujuran sebagai inisiatif yang baik untuk memagari kader agar tidak coba-coba melakukan korupsi. Sebenarnya pagar di Demokrat sudah sangat tegas. Salah satu jargon Demokrat adalah nasionalis religius.  

“Ideologi partai juga jelas, yaitu bersih, jujur, dan santun. Ini baju kita. Kalau ini kita pakai, kita semua berharap tidak akan ada yang korupsi,” katanya yang menyambut baik rancangan tersebut di Jakarta, Rabu (15/8).  

Ketua DPP Demokrat Herman Khaeron sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan kader Demokrat Bali. Peluncuran baju itu salah satu cara untuk menjaga kader agar tidak terjerumus ke dalam kasus korupsi.  

“Di Partai Demokrat kita gunakan berbagai cara untuk mencegah korupsi. Kita ketat sekali. Mulai dari dibentuk Komisi Pengawas, Dewan Kehormatan dan cara-cara lain. Itu semua untuk memagari agar tidak ada kader yang terjerumus,” ujarnya.  

Diakui, bahwa ada beberapa kader Demokrat yang terlibat berbagai kasus korupsi. Namun, hal itu bersifat individual. Jadi tidak ada kaitan dengan partai. “Partai tidak pernah menolelir. Kalau terbukti, kita tindak tegas siapa pun yang terlibat,” tegasnya.  

Baju kejujuran iu merupakan edisi perdana yang dicetak 17 karena dikaitkan dengan hari Proklamasi 17 Agustus. Kedepan akan lebih banyak dicetak untuk disebar ke masyarakat dan pejabat. Dalam desain baju yang merupakan kombinasi tiga warna yakni putih, merah dan hitam itu ada dua pasang saku terbalik.  

Jika umumnya saku baju terbuka pada bagian atas namun baju kejujuran ini sebaliknya, terbuka di bawah. Hal itu mengandung pesan, bahwa kader Demokrat yang duduk di legislatif dan eksekutif agar tidak melakukan tindak korupsi atau tidak menerima suap.  

Sebaliknya, kader harus selalu melihat ke bawah, banyak memberi melayani kepada masyarakat di bawah.   

Jika ada kader yang terlibat korupsi, maka pihaknya mendukung agar diproses sesuai hukum berlaku hingga dimasukkan sel. Sebaliknya, jika ada kader Demokrat yang tidak terbukti korupsi maka harus segera dibersihkan direhabilitasi namanya. [H-15] 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!