SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 1 Oktober 2014
BS logo

PDAM Pedamaran 2,5 tahun Terbengkalai
Rabu, 21 September 2011 | 15:29

Ilustrasi air [pos kota] Ilustrasi air [pos kota]

[KAYU AGUNG] Selama 2,5 tahun booster Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ogan yang seharusnya melayani 7 desa dikecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belum berfungsi dan terbengkalai. Bahkan memasuki musim kemarau ini kator PDAM Pedamaran tidak ada aktivitas dan tidak pernah ada petugasnya.

Hal ini sesuai dengan pantauan SP dan berdasarkan keterangan warga setempat, salah satunya Pendi ,40, warga Pedamaran 5, Kecamatan Pedamaran, OKI yang mengatakan, bahwa Booster PDAM Pedamaran itu terbengkalai sejak 2,5 tahun belakangan ini. ” Kami tidak tahu kenapa PDAM itu tidak lagi berfungsi, bahkan petugasnya saja sudah tidak ada lagi,” kata Pendi saat ditemui di kediamannya Rabu (21/9) di Kayuagung OKI.

Menurut dia, dulu Booster PDAM itu berfungsi mendistribusikan air bersih di 7 desa di pedamaran, tetapi lama kelamaan tidak lagi berfungsi. ” Hampir 2,5 tahun ini booster itu tidak lagi mengalirkan air ke desa-desa dipedamaran, seharusnya dia mengaliri air bersih dari desa pedamaran 1  sampai pedamaran 7,”katanya.

Apalagi memasuki musim kemarau sekarang ini, warga pedamaran tidak pernah mendapat suplai air bersih dari PDAM.” Padahal kami berharap adanya suplai air bersih satu atau dua tangki dari PDAM untuk kami, tetapi sampai sekarang tidak ada, untuk minum kami harus beli air galon Rp 4,400 per galon/25 liter, sementara untuk mandi,cuci kami ke sungai itupun airnya sudah surut dan kotor,” terang Pendi.

Sementara itu Ketua Komisi II, DPRD OKI Muhammad Toufik, pihaknya sangat menyayangkan adanya booster yang terbengkalai apalagi saat ini memasuki musim kemarau.” Setiap daerah kekurangan air bersih, tetapi di sisi lain ternyata ada Boster di salah satu kecamatan yang terbengkalai, hal ini sangat kita sayangkan,” katanya.

Jika memang benar ada Aset PDAM yang tidak beraktivitas dan tidak melayani masyarakat, pihaknya segera akan memanggil pihak terkait untuk menanyakan hal ini. ” Jika memang benar hal itu maka kita akan segera memanggil pihak PDAM, mengapa hal itu bisa terjadi apalagi sekarang masyarakat sedang membutuhkan air bersih,” jelas Toufik.

Pihaknya berharap kepada PDAM, jika memang ada kendala sehingga Booster yang seharusnya melayani 7 desa itu  tidak beroperasi,  harus segera di perbaiki.” Bagaimana caranya harus berfungsi karena musim kemarau ini kebutuhan air bersih itu sangat utama untuk masyarakat, seharusnya PDAM harus sigap saat memasuki musim kamaraujangan hanya diam,” tegasnya.

Kemudian mengenai pasokan air minum melalui mobil tanki kemapada masyarakat, menurut Toufik, harus dilakukan.” PDAM harus jemput bola menginventarisir dimana daerah-daerah yang kesulitan air bersih, secepatnya harus di bantu dengan pasokan menggunakan tankki jangan menunggu keluhan masyarakat dulu baru bertindak,” pungkasnya.

 Sementara itu saat wartawan  hendak mengonfirmasi Direktur PDAM tirta Ogan OKI, Abdul Kohar, sudah empat kali didatangi kekantornya tapi yang bersangkutan tidak pernah ada dikantor, sementara staf dan bawahannya tidak mau berkomentar.[133]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!