SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 23 Desember 2014
BS logo

Liga Champions

Pemain Siap, Tinggal Wasit yang Dikhawatirkan MU dan Madrid
Selasa, 5 Maret 2013 | 11:39

Pemain MU Kagawa dan pemain Madrid, Ronaldo [google] Pemain MU Kagawa dan pemain Madrid, Ronaldo [google]

[MANCHESTER] Pelatih Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson berharap, timnya akan mengeluarkan penampilan terbaik saat menjamu Real Madrid di Old Trafford pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (5/3) malam waktu setempat atau Rabu (6/3) dini hari WIB.  

Hanya saja, menjelang laga ini, baik MU maupun Madrid khawatir karena pertandingan itu akan dipimpin wasit Cuneyt Cakir. Wasit ini pernah memimpin laga MU versus Benfica di Liga Champions dan melawan Athletic Bilbao di Liga Europa musim lalu.  

Kedua laga itu berakhir dengan tersingkirnya MU dari kedua turnamen tersebut. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho juga mengeritik kepemimpinan wasit asal Turki ini, terutama setelah Madrid ditahan imbang 2-2 oleh Borussia Dortmund di babak grup pada Desember 2012 lalu.  

Sehubungan dengan itu, Sir Alex Ferguson berharap Cuneyt Cakir tidak mengeluarkan keputusan-keputusan kontroversial yang merugikan kedua tim pada laga besar sepert ini. "Padahal kami berharap, laga besar seperti ini dipimpin oleh seorang wasit terbaik. Wasit yang memimpin pertandingan harus selevel dengan para pemain," kata Ferguson.  

Dia melanjutkan, "Kesalahan memang bisa saja dilakukan oleh para pemain dan wasit. Tetapi diharapkan, wasit bisa tampil lebih cemerlang dari para pemain. Tidak boleh ada kesalahan, sekecil apapun dalam pertandingan seperti ini."  

Sebab menurut Ferguson dan Mourinho, ini adalah laga terbesar pada Liga Champions musim ini. Bahkan, menurut Mourinho, ini adalah final sesungguhnya. "Saya kira tidak ada pertandingan yang lebih besar dari ini di Eropa," kata Ferguson. Jose Mourinho menimpali, "Dunia akan berhenti untuk menyaksikan pertandingan ini. Ini bak laga final."  

Sulit
Sementara itu, bek yang juga kapten MU Nemenja Vidic memastikan bahwa para pemain depan Real Madrid tidak akan mudah membongkar pertahan MU yang akan digalangnya. Mereka memiliki taktik yang akan menyulitkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di jantung pertahanan Setan Merah.  

"Ketika mereka menghadapi sebuah tim yang bermain lebih ke dalam, mereka akan kesulitan karena Madrid bukanlah tim yang banyak melepas umpan silang. Bila kami menempati banyak pemain di lini belakang, mereka (Madrid) akan kesulitan menusuk kotak penalti karena akan sangat minimnya bola umpan silang. Karena itu mereka hanya akan mengandalkan tembakan-tembakan dari jarak jauh," papar Vidic.  

Dia melanjutkan, "Mereka tidak punya banak alternatif. Mereka memang punya Ronaldo yang bisa melompat tinggi di dalam kotak penalti. Tetapi dia adalah satu-satunya. Menurut saya, tidak ada pemain lain di Madrid yang bagus dalam duel bola-bola udara."

Pernyataan Vidic ini, sesungguhnya tidak sepenuhnya benar.   Sebab, gol kemenangan Madrid atas Barcelona di ajang La Liga akhir pekan lalu berasal dari bola sundulan kepala Sergio Ramos menyambut bola tendangan pojok Luka Modric. Jadi, Madrid masih memiliki Sergio Ramos dan pemain lainnya yang bisa menjadi senjata mematikan dan melumpuhkan MU di depan pendukungnya sendiri melalui bola-bola udara.  

Pada laga dini hari nanti itu, MU hanya butuh hasil imbang 0-0 untuk bisa lolos ke perempat final karena pada leg pertama di Santiago Bernabeu, mereka berhasil mencetak satu gol saat bermain imbang 1-1. Tetapi MU tentu tidak hanya butuh hasil imbang. Mereka mengincar kemenangan, apalagi bermain di depan publiknya sendiri.

Pada saat bersamaan, Madrid juga mengincar kemenangan atau minimal hasil imbang dengan lebih dari satu gol untuk lolos ke putaran berikutnya.  

Kedua tim memiliki modal yang sangat bagus sebelum laga "big match" ini. MU baru saja menang telak 4-0 atas Norwich City di Liga Utama Inggris, sedangkan Madrid menang tipis 2-1 atas musuh bebuyutannya, Barcelona di La Liga akhir pekan lalu.  

Tetapi Ferguson sangat khawatir dengan mantan pemainnya yang kini membela Madrid, Cristiano Ronaldo. Pemain ini akan sangat berbahaya bila sedang dalam penampilan terbaiknya. Paling tidak, Ronaldo sudah memperlihatkan itu pada leg pertama. "Perhatian terbesar saya adalah bila Ronaldo berada dalam penampilan terbaiknya. Tetapi bila kami terlalu terpaku pada bahaya yang akan dibuat Ronaldo, kami lalu akan lupa akan sejumlah hal yang bisa kami perbuat," kata Ferguson. [AP/ESPN/A-21]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!