SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 24 November 2014
BS logo

Pembukaan Konferensi PUIC Diwarnai Insiden
Senin, 30 Januari 2012 | 14:25

Marzuki Alie Marzuki Alie

[PALEMBANG] Pembukaan Konferensi Parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (Parliamentary Union of OIC Member States/PUIC) ke-7, di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (30/1), diwarnai insiden, sehingga diskorsing selama 15 menit.

Insiden itu ditandai dengan keluarnya anggota delegasi dari Uni Emirat Arab (UEA), pasca pidato Presiden I PUIC, Hojjatul Islam Ali Akbar Nateq Nouri yang berasal dari Iran.
Dalam pidatonya, Nouri sempat menyinggung tentang peran kekuatan asing terutama Amerika Serikat yang telah menghancurkan  Palestina maupun Irak, namun di sisi lain ada negara-negara Arab yang terbuka kepada kekuatan asing.

"Agresi AS di Afganistan dan Irak telah membunuh ratusan juta jiwa, menghamburkan banyak uang. Apapun yang mereka lakukan, kekuatan asing hanya untuk mencari keuntungan semata," kata Nouri.
Nouri juga sempat menyinggung konflik di Libia dan memperingatkan negara-negara anggota PUIC agar tidak mengabaikan suara rakyat dan membiarkan kepemimpinan yang anarkis.
Pidato Nouri diakhiri begitu ada sejumlah peserta konferensi PUIC berdiri dari tempat duduk dan meninggalkan ruangan Ballroom Hotel Aryaduta,  tempat konferensi PUIC berlangsung.
Presiden PUIC ke-7, Marzuki Alie, yang memimpin konferensi akhirnya menghentikan acara selama 15 menit dan menjumpai delegasi UEA yang keluar dari ruangan.

Delegasi UEA akhirnya bersedia kembali ke ruangan konferensi dan Marzuki kembali meminta seluruh peserta Konferensi PUIC untuk kembali ke tempat duduk masing-masing.
Sebelum acara dilanjutkan sesuai agenda, Marzuki memberi imbauan kepada anggota PUIC agar saling menghormati.  "Sebagai sesama umat Muslim, kita harus saling menjaga dan menghormati agar tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat menciderai perasaan masing-masing negara anggota PUIC," kata Marzuki. 

Dia menegaskan, anggota PUIC jangan menyinggung  sistem dan kebijakan masing-masing negara, juga persoalan dalam negeri dalam forum PUIC ini.




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!