SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 21 Desember 2014
BS logo

Pemkot Ambon Akan Benahi Infrastruktur Pariwisata
Selasa, 31 Januari 2012 | 8:17

Kapal Pesiar MV Discovery dari Amerika Serikat  bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Minggu (29/1), dengan membawa sekitar 440 wisatawan manca negara. [SP/Vonny Litamahuputty] Kapal Pesiar MV Discovery dari Amerika Serikat bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Minggu (29/1), dengan membawa sekitar 440 wisatawan manca negara. [SP/Vonny Litamahuputty]

“Teluk Ambon dengan pantai-pantainya yang indah dan eksotik, merupakan sumber daya alam yang harus dikelola dan dikembangkan untuk kepentingan masyarakat di kota ini. Karenanya, pemerintah kota (pemkot) akan melakukan pembenahan berbagai infrastruktur dasar yang disesuaikan dengan kemampuan daerah,” kata Walikota Ambon Richard Louheapessy di Ambon, Selasa (31/1). Walikota mengatakan hal itu menyusul masuknya kapal pesiar milik Amerika Serikat MV Discovery pekan lalu, dengan membawa 440 turis manca negara “Kita akan benahi infrastruktur sesuai kemampuan keuangan kita,” ujarnya.   Menurut Richard, potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa inilah yang ke depan harus dikembangkan. Hal utama yang menjadi perhatian serius adalah mempersiapkan mental dan perilaku warga dan masyarakat Kota Ambon dalam menerima kunjungan masyarakat internasional. Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Belanda untuk Indonesia Tjeerd De Zwaan dalam kunjungannya ke Ambon beberapa waktu lalu, mengatakan, akan ikut mendorong pengembangam potensi pariwisata di Kota Ambon. Potensi pariwisata dan perikanan di kota ini, kata dia, sangat besar sehingga harus dikembangkan untuk dikelola demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diperlukan adanya investasi untuk membangun sektor pariwisata. Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of the Indonesia Tours and Travel (ASITA) Maluku, menilai Pemerintah Daerah (Pemda) baik Provinsi Maluku maupun Kota Ambon tidak serius untuk membangun pariwisata di daerah ini. “Potensi wisata di Kota Ambon dan Maluku, umumnya sangat banyak, namun hingga saat ini tidak satupun tempat pariwisata yang menjadi icon pariwisata di Kota Ambon maupun Maluku. Kami menilai pemerintah daerah tidak serius untuk mengelola dunia pariwisata di daerah ini,” kata Ketua DPD ASITA Maluku, Willem D Kurnala ketika dihubungi SP Selasa (31/1). [156]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!