SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 30 September 2014

Perkenalkan Kekayaan Budaya dan Alam Papua yang Unik
Selasa, 3 Mei 2011 | 8:36

Seni ukir Suku Komoro dari Kabupaten Mimika, Papua (Foto: SP/Hendro Situmorang) Seni ukir Suku Komoro dari Kabupaten Mimika, Papua (Foto: SP/Hendro Situmorang)

[JAKARTA] Kekayaan budaya dan alam Papua terbilang cukup unik dan menarik. Hal itu tergambar dalam Festival Papua 2011 yang bertema ”Warna Warni Papua” yang berlangsung 2-4 Mei 2011 di Jakarta.

Salah satu panitia Festival Papua 2011 Koordinator Jayapura, Septinus Romasep mengatakan, dengan adanya event tersebut mereka ingin memperkenalkan bahwa Papua banyak memiliki potensi untuk seni, kebudayaan dan pariwisata. Diakuinya dengan bekerjasama pihak Freeport Indonesia, banyak hal yang bisa digali untuk dipromosikan ke masyarakat luas Indonesia dan juga masyarakat dunia.

”Ini menjadi ajang promosi kami. Papua memiliki kebudayaan yang besar dan bersahaja. Dengan adanya keberanian masyarakat Papua untuk melakukan festival, diharapkan mendapatkan dampak positif demi kesejahteraan masyarakat, lewat tangan para seniman dan pengrajin Papua menunjukan Indonesia memiliki keberagaman yang unik. Saya berharap dengan adanya festival ini, semakin banyak investor asing yang mau melirik Papua,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/5).

Pada Festival Papua itu, aneka kerajinan masyarakat asli Papua dipajang, seperti tas motif, batik Papua, seni lukis dan ukir suku Kamoro, topeng Papua, makanan tradisional akusan dan topi.

General Superintendent Corporate Communications PT. Freeport Indonesia, Ramdani Sirait, menambahkan keikutseraan dalam penyelenggaraan Festival Papua ini merupakan salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) mengenai pengembangan seni dan budaya papua.

“Sebagai bentuk pengembangan seni dan budaya Papua ini kami menampilkan para pengukir dari suku Kamoro, satu dari dua suku besar di Kabupaten Mimika. Para pengukir tersebut mendemontrasikan seni ukir Kamoro serta memamerkan ukiran-ukirannya,” ujar dia yang berharap setiap tahun bisa diselenggarakan. [H-15]

 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!