SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 22 Desember 2014
BS logo

Pilgub Jateng, PDI-P Umumkan Calon pada Menit Terakhir
Senin, 4 Maret 2013 | 10:39

FX Hadi Rudyatmo [google] FX Hadi Rudyatmo [google]

[SOLO] PDI Perjuangan akan mengajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng) dari internal partai. Pengajuan pasangan calon tersebut, bakal dilakukan pada menit-menit terakhir masa pendaftaran calon, Selasa (5/3) malam.  

“Kami masih menunggu rekomendasi DPP,” kata Pelaksana Tugas DPD PDI-P Jateng, FX Hadi Rudyatmo kepada SP, Minggu (3/3) malam.  

Menurut Walikota Solo ini, ada tiga nama yang menguat dan terus disimulasikan. Tanpa menyebut nama, Rudyatmo mengatakan, setidaknya ada empat formulasi pasangan dari ketiga kandidat tersebut.  

Namun selama ini, nama yang kerap disebut bakal menjadi jago PDI-P adalah Ganjar Pranowo, Rustriningsih, dan Hadi Prabowo. “Berbagai hal dipertimbangkan, tidak hanya sekadar yakin menang dalam pilkada tetapi juga pertimbangan lainnya,” katanya.  

Langkah PDI-P yang akan mengumumkan pasangan calon di menit-menit terakhir ini, disebut-sebut sebagai strategi mengunci bakal calon yang tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI-P agar tidak melakukan penggembosan.  

Selain PDI-P yang dapat mengusung sendiri calonnya, sejumlah partai kecil yang belum menentukan koalisinya, diperkirakan bakal mengincar bakal calon yang tidak diajukan PDI-P.  

“Misalnya, PDI-P memutuskan mencalonkan kader internalnya, yakni Ganjar dan Rustri, Hadi Prabowo potensial diusung oleh partai-partai kecil yang belum menentukan sikapnya. Demikian juga jika yang dijadikan calon itu Hadi Prabowo, maka Rustriningsih akan dicalonkan. Untuk menghindari ini, PDI-P menunda waktu pengumuman calon,” kata sebuah sumber di internal PDI-P.  

Sementara itu, sineas yang mengajukan diri menjadi calon wakil gubernur Jawa Tengah, Garin Nugroho menyatakan keyakinannya jika Rustriningsih yang akan memperoleh rekomendasi dari DPP PDI-P.  Garin, yang saat mendaftar hanya mau menjadi pendamping Rustri ini mengatakan, dia akan memberikan dukungan penuh kepada Rustri seandainya dirinya tak dipilih PDI-P.  

“Saya yakin, Rustri yang mendapat rekomendasi dan akan memenangkan pemilihan gubernur nanti,” katanya, Sabtu lalu.  

Di tempat terpisah, Ganjar Pranomo tetap Ganjar optimistis akan mendapatkan rekomendasi. Namun,  siapa pun yang mendapat rekomendasi dia akan legawa menerima keputusan partai. “Saya berharap, rekomendasi buat saya, tapi kalau tidak, saya tetap akan mendukung calon yang mendapat rekomendasi PDI-P,” tegasnya.  

Dia menegaskan, tidak akan mencari kendaraan partai politik lain jika tidak mendapat rekomendasi PDI-P.   Sementara itu, Partai Gerindra Jateng menjagokan Rustriningsih  dalam pilkada yang digelar 26 Mei mendatang. “Ibu Rustri akan kami calonkan, termasuk jika beliau tidak berhasil mendapat rekomendasi dari PDI-P. Kami siap mencalonkan ibu Rustri, last minute seperti halnya PDI-P yang katanya akan mendaftarkan calonnya pada menit-menit terakhir pendaftaran,’’ tegas Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, H Abdul Wachid, Sabtu (2/3) di Semarang.  

Wachid, yang juga anggota DPR itu mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu instruksi lebih lanjut dari Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto tentang siapa yang menjadi cagub/cawagub pilihan partai.  

“Sejumlah nama sudah kami ajukan ke pusat, selain Rustriningsih, juga ada Hadi Prabowo dan Don Murdono. Namun dari tiga nama itu, kami lebih condong ke Rustri,’’ tegasnya.   Gerindra akan menggandeng sejumlah partai menengah, seperti PPP, PKB, PKS, serta Hanura. “Komunikasi dengan partai-partai menengah itu sudah kami lakukan,’’ ujarnya.  

Bibit-Sudijono
 
Sementara itu, Koaliasi Partai Demokrat (PD), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar (PG) dipastikan akan mengusung pasangan Bibit Waluyo dan Sudijono Sastroatmodjo. Sekretaris DPD PD Jateng, Dani Sriyanto, kepada wartawan di Semarang, Minggu (3/3) malam mengatakan, Prof Sudijono Sastroatmodjo, yang saat ini menjabat Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) dipilih sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) mendampingi bakal cagub Bibit Waluyo.  

Sebelumnya, sempat beredar kabar jika nama Ketua GP Ansor Nusron Wahid yang akan mendampingi Bibit.

Lebih lanjut Dani menyatakan, pasangan Bibit-Sujono  didaftarkan ke KPU Jateng, Senin (4/3) ini.   Namun, sebelum mendaftar ke KPU Jateng, parpol koalasi  terlebih dahulu akan melakukan deklarasi secara resmi pasangan bakal cagub dan cawagub tersebut. “Setelah deklarasi kemudian menuju ke Kantor KPU Jateng untuk mendaftarkan pasangan Bibit-Sudijono,” ungkap Dani.  

Ketua DPW PAN Jateng, Wahyu Kristanto ketika dikonfirmasi juga mengatakan, penetapan Prof Sudijono mendampingi Bibit Waluyo membuat pihaknya merasa lega. Satu fase penting sudah rampung,” ujarnya.  

Nama Sudijono sebagai bakal cawagub baru muncul beberapa hari lalu, setelah diungkapkan oleh Bibit Waluyo pada Kamis (28/2) kepada media. Bibit memilih Sudijono karena dinilai paling memenuhi syarat dibanding figur lain yang diusulkan.

Dihubungi terpisah, anggota KPU Jateng, Nuswantoro Dwirno, mengungkapkan belum mendapatkan informasi akan ada pendaftaran pasangan bakal cagub dan cawagub dari koalisi PD, PAN, dan PG. Dia berharap H-1 sebelum pendaftaran, parpol pengusung memberitahukan kepada KPU untuk melakukan persiapan petugas yang akan menerima pendaftaran pasangan cagub dan cawagub.  
Sementara itu, sejak dibuka, Rabu (27/2), belum satu pun partai politik yang mendaftarkan pasangan bakal calon gubenur dan wakil gubernur ke KPUD. [IMR/142]

     




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!