SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Polisi Indikasikan 5 Orang yang Diikuti, Terlibat Bom Buku
Kamis, 21 April 2011 | 11:38

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman [google] Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman [google]

[JAKARTA] Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman mengatakan, pihaknya telah menemukan indikasi adanya keterlibatan sekitar lima orang dalam kasus bom buku yang meledak di Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur Maret lalu. Ledakan bom tersebut melukai Kasat Serse Polres Jakarta Timur saat itu, Kompol Dodi Rahmawan.

Menurut Kapolda, kelima orang itu diduga berperan besar dalam proses pengiriman sampai terjadinya peledakan di lokasi kejadian. Ciri atau identitas pelaku yang sudah diketahui itu, kini dalam proses pengejaran petugas. Polisi dan Densus 88 kini tengah melakukan penggerebekan di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur.

 ”Mudah-mudahan hasil kerja keras anggota di lapangan dalam mengungkap kasus bom buku ini bisa segera terwujud dengan penangkapan pelaku-pelakunya. Kami juga mohon dukungan yang terus-menerus dari warga Ibukota dan sekitarnya. Warga masyarakat jangan segan-segan untuk menyampaikan informasi soal kasus bom buku in,” kata Sutarman Kamis (21/4).

Sementara itu, dalam kasus bom Cirebon sampai Kamis (21/4) sudah mengalami kemajuan yang signifikan dengan ditemukannya sejumlah barang bukti baru. Tim gabungan Polda Jawa Barat dan Mabes Polri juga menemukan indikasi kemungkinan adanya pihak lain yang patut diperiksa intensif.

Mereka antara lain orang-orang dekat, termasuk keluarga M Syarif, pelaku bom bunuh diri di masjid Mapolres Kota Cirebon, Jumat (15/4) lalu. Data dan barang bukti, serta keterangan para saksi tersebut saat ini masih diperiksa secara intensif oleh petugas.

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi di Jakarta, Kamis (21/4) membenarkan, pascabom bunuh diri di Mapolres di Cirebon,  polisi telah melakukan pengembangan penyelidikan dan menemukan beberapa barang bukti yang disinyalir terkait dengan penemuan barang bukti yang sama di lokasi peledakan.

Menurut Ito, semua benda tersebut diamankan petugas pada sejumlah rumah yang didiami oleh keluarga M Syarif. Selain pemeriksaan terhadap keluarga atau orang dekat pelaku tersebut diharapkan akan menambah dukungan terhadap penyelidikan petugas selama ini.

Sekalipun, petugas belum bisa memastikan apakah di antara keluarga almarhum ada yang terlibat dalam kasus M Syarif.  Kabareskrim optimistis, pengungkapan kasus bom bunuh diri ini dapat berjalan lancar karena kerja keras anggota di lapangan telah membuahkan hasil dengan keberhasilan mengidentifikasi pelaku dan penemuna sejumlah barang bukti baru.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, sampai Kamis pagi, sebanyak 30 orang telah diperiksa sebagai saksi terkait kasus bom bunuh diri di Cirebon .

Dijelaskan, sedikitnya empat rumah keluarga M Syarif sudah digeledah oleh petugas dan diketemukan cukup banyak barang bukti, antara lain peralatan yang disinyalir terkait bahan peledak. Polisi juga menyita beberapa dokumen, termasuk VCD berisi rekaman peristiwa jihad. [G-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!