SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Polsek Padang Cermis Lampung Dibakar Massa
Selasa, 7 Agustus 2012 | 14:54

Ilustrasi warga membakar kantor pemerintah. [Antara] Ilustrasi warga membakar kantor pemerintah. [Antara]

[BANDAR LAMPUNG]  Kantor Polsek Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran Lampung dibakar ratusan mass yang kecewa terhadap sikap aparat.

Mereka menilai  aparat keamanan tidak netral dalam menangani perkelahian antar dusun beberapa bulan lampau.

Akibat keberingasan massa, seluruh isi Polsek berikut tujuh kendaraan roda dua  hangus terbakar pada Senin (6/8) malam. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian Polres Lampung Selatan yang didukung jajaran Polda Lampung telah berhasil menahan seorang yang dianggap sebagai provokator,  serta beberapa orang lainnya untuk dimintai keterangan.

Kejadian Senin malam) sekitar pukul 22.00 WIB itu terbilang  terbilang sangat cepat dan tak diduga sama sekali.

Saat itu, ratusan massa yang mengendarain sepeda motor langsung berhenti di halaman Polsek dan melempari kantor itu dengan batu. Melihat massa yang semakin bringas, tiga orang anggota yang tengah piket tak mampu menenangkan massa, sehingga mereka lebih memilih menyelamatkan nyawanya.

Massa yang terus meringsek Polsek dengan leluasa mengacak-acak isi kantor polisi sembari ada yang membuka sel tahanan, sehingga dua orang penghuninya kabur meninggalkan sel.

Belum puas mengeluarkan tahanan dan memporak porandakan seluruh berkas yang ada, tiba-tiba ada salah seorang dari massa yang menyiramkan bensin mengelilinggi Polsek, kemudian menyulutnya dengan api.

Kapolsek Padang Cermin, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Marigan Sirait kepada SP Selasa (7/8) mengaku belum tahu kerugian yang diakibatkan peristiwa itu.

"Saya belum tahu berapa kerugian. Yang jelas seluruh bangunan, alat komputer, lemari-lemari habis dan tujuh unit sepeda motor milik anggota hangus terbakar," ujarnya.

Menurutnya, saat peristiwa itu berlangsung  ada sejumlah anggota di Polsek yang berjaga. Akan tetapi, anggota tersebut lari menyelamatkan diri karena ratusan orang yang datang dengan sepeda motor tidak dapat dikendalikan.  

Dijaga Marinir   Hingga saat ini, sebanyak dua pleton polisi atau 60 personel dan satu kompi (90 personel) marinir  berjaga di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Padang Cermin.

"Saat ini masih berjaga dari satu pleton Dalmas (Polresta Lamsel), satu pleton polisi gabungan dari polsek-polsek terdekat dan dibantu satu kompi marinir," tukas AKP  Marigan Sirait.

Sementara itu, Kepolisan Daerah Lampung menahan Wardana, orang yang diduga memprovokasi pembakaran kantor Polsek Padang Cermin. Menurut Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung AKBP Bahagia Dachi,  Wardana ditahan karena diduga  menjadi provokator pembakaran kantor Polsek Padang Cermin.

"Sampai saat ini sudah 10 saksi  kami periksa. Satu orang  kami tahan, dia diduga  provokator," kata Bahagia saat dijumpai di Polda Lampung, Selasa (7/8).  

Saat ini, kata dia, anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang diduga melakukan penyiraman bensin ke kantor polsek. [NVS/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!