SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Oktober 2014
BS logo

PSSI Kini Mau Melobi Nirwan Bakrie
Selasa, 3 April 2012 | 10:19

Nirwan Bakrie [google] Nirwan Bakrie [google]

[JAKARTA] PSSI  kembali melakukan manuver dalam menyelesaikan konflik dualisme kompetisi. Setelah hampir menyapu bersih pengurus pada PSSI era sebelumnya untuk duduk di kepengurusan saat ini, mereka kini akan mencoba untuk melobi Nirwan Dermawan Bakrie, yang merupakan Wakil Ketua Umum PSSI para era Nurdin Halid.  

Namun, langkah tersebut dinilai terlambat, karena sejak awal kisruh, seharusnya PSSI sudah membuka komunikasi terhadap para pengurus lama. "Pendekatan itu seharusnya dilakukan sejak dulu. PSSI jangan alergi dengan pengurus lama, dan mau tidak mau hal itu harus dilakukan oleh Djohar. Karena, tidak dapat dipungkiri, Nirwan memiliki nilai tawar yang tinggi di dunia persepakbolaan nasional," ujar pengamat sepakbola Ari Junaedi kepada SP, Selasa (3/4) pagi.  

Menurutnya, PSSI kini sudah dalam keadaan terjepit guna memenuhi deadline FIFA untuk menyelesaikan masalah dualisme kompetisi pada Juni mendatang. Meskipun terlambat, Ari mengatakan, cara itu harus ditempuh, guna mengakomodasi semua pihak, termasuk klub-klub Indonesian Super League (ISL), sehingga masalah ini akan selesai sebelum tenggat yang diberikan FIFA.  

PSSI siap untuk melobi dengan meminta dukungan kepada Nirwan Dermawan Bakrie, yang dianggap berpengaruh dan memiliki pengalaman yang luas dalam sepak bola Indonesia.   Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin tidak menampik terhadap kemungkinan pihaknya untuk mendekati Nirwan. Djohar mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan Nirwan untuk membahas konflik yang tengah terjadi di persepakbolaan Tanah Air.  

"Kami akan meminta dukungan beliau. Pak Nirwan berpengalaman dan dihormati oleh klub (ISL). Selain berpengalaman, beliau juga berjasa besar terhadap pembinaan usia muda di Indonesia. Itu sejalan dengan program regenerasi pemain yang kini sedang dilakukan oleh PSSI. Kami segera melakukan komunikasi dengan beliau dan tentunya juga komunikasi dengan para klub," papar Djohar, Senin (2/4).  

Djohar juga menyatakan, pihaknya meminta dukungan dari Nirwan sebagai bagian dari upaya PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi sebelum 15 Juni 2012 sebagaimana diperintahkan oleh FIFA. Seperti diketahui, jika masalah tersebut tidak kunjung usai pada waktu yang ditetapkan, FIFA menegaskan akan membawa kasus Indonesia ke Komite Darurat FIFA untuk pemberian sanksi.  

Sebelumnya, PSSI telah melakukan dua kali pertemuan rekonsiliasi dengan mengundang 12 klub ISL, yakni pada 14 dan 29 Maret lalu. Namun, kedua upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pada pertemuan pertama, hanya Persib Bandung yang hadir untuk menemui para pengurus PSSI. Sedangkan, di pertemuan kedua, tidak satu pun klub yang hadir memenuhi undangan PSSI.[HPS/M-16]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!