SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 1 Oktober 2014

Rekonsiliasi Bakal Semrawut, PSSI Berencana Laporkan ISL ke Polisi
Kamis, 5 April 2012 | 10:02

Bernhard Limbong [google] Bernhard Limbong [google]

[JAKARTA] Perpanjangan waktu yang diberikan FIFA kepada PSSI untuk menyelesaikan masalah dualisme kompetisi hingga Juni mendatang, tampaknya masih harus melalui jalan terjal. Rekonsiliasi yang terus digagas oleh PSSI untuk merangkul klub-klub Indonesian Super League (ISL) juga belum menunjukan sinyal positif hingga saat ini. Bahkan, upaya tersebut berpotensi semakin semrawut, setelah PSSI berencana mempermasalahkan izin pertandingan ISL kepada kepolisian.  

Ketua Tim Rekonsiliasi PSSI, Bernhard Limbong mengaku telah mengirimkan surat resmi ke pihak kepolisian, dan saat ini tengah menunggu jawaban dari Kepala Polri Jenderal Timor Pradopo, terkait permintaan agar lembaga kepolisian menghentikan izin pertandingan ISL yang dioperatori PT Liga Indonesia (PT LI) ini.  

"Surat sudah kami kirim (ke kepolisian). Jadi, kami tunggu jawaban dari pihak kepolisian. Kami juga minta kesempatan bisa beraudiensi dengan Kapolri untuk meminta keterangan mengenai perizinan pelaksanaan ISL. Kami ingin meminta verifikasi mengenai pemberian izin kompetisi itu," ujar Limbong di kantor PSSI, Rabu (4/4).  

Limbong menilai, gagalnya rekonsiliasi yang digagas pihaknya selama ini dikarenakan klub-klub ISL yang masih diizinkan untuk bertanding oleh kepolisian. Oleh karena itu, lanjut Limbong, izin pertandingan ISL harus diberhentikan, sehingga rekonsiliasi bisa benar-benar terwujud.  

Untuk diketahui, pada awal musim ini, PSSI sebenarnya telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada kepolisian untuk tidak mengeluarkan ijin keramaian terhadap kompetisi yang berada di luar PSSI. Namun, rencana itu tidak dapat terealisasi, sehingga ISL masih tetap bisa digulirkan dan telah merampungkan putaran pertamanya pada pekan lalu.  

Semrawutnya rekonsiliasi semakin nyata setelah Ketua Umum PSSI versi KLB Ancol La Nyalla Mattalitti juga mewacanakan untuk melaporkan PSSI ke pihak yang sama. Nyalla mengecam tindakan PSSI Djohar Arifin yang coba merayu klub ISL. Menurutnya, manuver Djohar dan Limbong adalah sebuah usaha illegal.

"Kalau Djohar dan Limbong berani merayu klub (ISL), akan saya laporkan ke polisi," tegasnya, kemarin. [HPS/M-16]      




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!