SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 2 Oktober 2014
BS logo

Sambut Ultah, TNI AD Adakan Pameran Alutsista
Kamis, 4 Oktober 2012 | 14:29

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo berbicara dengan wartawan [antara] Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo berbicara dengan wartawan [antara]

[JAKARTA] Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengatakan, dalam menyambut Ulang Tahun Ke-67 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Darat akan mengadakan pameran alat utama sistem senjata (alutsista) pada tanggal 5 hingga 8 Oktober 2012 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

"Tujuannya adalah agar masyarakat atau rakyat kita tahu apa saja alutsista yang digunakan Angkatan Darat, melihat secara dekat," ujarnya kepada media di Markas Besar TNI AD, JL Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (4/10).

KASAD Edhie menambahkan, pameran ini juga merupakan bagian dari pertanggungjawabannya kepada seluruh jajaran Angkatan Darat terkait anggaran yang diberikan telah dibelanjakan untuk  apa saja. Namun yang disesalkan, kata dia, bahwa rencana untuk menunjukkan main battle tank Leopard RI, namun karena waktu pengiriman yang tidak bisa tepat sehingga akan dipamerkan pada November.

Dalam pameran ini, TNI AD juga ingin menunjukkan bahwa alutsista produksi dalam negeri sudah mumpuni dibandingkan dengan buatan luar. Sehingga Indonesia patut bangga dengan industri pertahanan yang semakin berkembang.

Program Angkatan Darat, lanjut KASAD Edhie, yakni manghasilkan angkatan yang mumpuni dengan ditopang oleh beberapa hal. Pertama harus ada personil yang cukup. Untuk personil AD sendiri mengakui tidak mengalami kesulitan. Pasalnya, setiap  perekrutan, AD membutuhkan 200 personil, namun yang mendaftar bisa mencapai belasan ribu.

"Kalau dulu pengumuman personil singkat, sekarang kita buat panjang, sampai kita datangi ke sekolah-sekolah  unggulan agar kita mendapat personil yang terbaik," tegasnya.

Kedua, setelah personil lengkap, maka harus dilengkapi dengan alat-alat yang mumpuni, yang sepadan, karena Indonesia, kata dia, sudah hampir 20 tahun tidak mengganti dengan alat yang baru.

Ketiga setelah personil baru, alat baru, maka personil perlu dilatih dengan baik, yakni dengan latihan yang mendekati sebenarnya. Beberapa waktu yang lalu, TNI AD  melaksanakan pelatihan dengan peluru tajam sehingga prajurit dituntut untuk memiliki kemampuan yang tidak main-main.

Dalam pameran alutsista itu nantinya akan dipamerkan berbagai produk produksi PT Pindad sepert SS1 dan SS2 dan berbagai alutsista lain diantaranya berbagai artileri medan seperti meriam, roket, dan beberapa jenis tank ringan dan medium.[WIN]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!