SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 25 Juni 2017
BS logo

Sandiaga Bantah Dana Kampanye Timsesnya Capai Rp 200 M
Jumat, 7 Oktober 2016 | 10:06

Sandiaga Uno [Carlos Roy Barus] Sandiaga Uno [Carlos Roy Barus]

[JAKARTA] Bakal calon Wakil Gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Sandiaga Salahuddin Uno membantah adanya hembusan isu dari sejumlah pihak media yang menyebut tim sukses pasangan calon Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan membutuhkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk dana kampanye selama empat bulan ke depan.

Menurut Sandi jumlah tersebut terlalu besar dan justru akan membuat biaya demokrasi di Indonesia tidak murah dan justru akan menumbuhkan praktik dan budaya KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) serta tidak sesuai dengan semangat transparansi dan politik demokrasi yang dewasa bagi seluruh warga masyarakat di nusantara.

"Banyak amat ya? Saya juga mau tahu itu angka dari siapa. Sore ini saya akan bertemu pak Mardanie, tapi kalau melihat dana kampanye sebesar itu sudah tidak terjangkau ya, tapi kita akan tetap bekerja keras bersama tim untuk bisa menggalang dana kampanye tersebut meski tidak sebesar yang mba bilang (jurnalis)," kata Sandi, Kamis (6/10) pagi di lobby pintu masuk Gedung Prof DR Sujudi Kantor Pusat Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan.

Ia mengaku pada hari Minggu (9/10) besok pihaknya akan membuka dana kampanye selama 10 bulan terakhir, dan dari situ pihaknya bisa kita memetakan berapa dana kampanye yang dibutuhkan selama empat setengah bulan atau sebelum hari pencoblosan pada 15 Februari 2017 mendatang.

"Saya tidak mau reaktif, nanti kita telaaah, apalagi KPU DKI sudah membantu pendanaann kampanye, belum ada pembahasan angka dana kampanye dan kita tunggu perumusan dari pak Mardanie Alie Sera, jadi harus kita konfirmasi dan berikan klarifikasi," tambahnya.

Sandi mengungkapkan berbagai cara fund rising atau penggalangan dana yang dilakukan oleh pasangan calon Anies dan Sandi akan tetap mengikuti ketetapan KPU Provinsi DKI Jakarta.

"Kita ada kelas motivasi berbayar dari mas Anies, kalau saya mungkin akan melelang sepeda yang dipakai dalam kompetisi triathlon, atau kita adakan kegiatan lari charity, berapapun yang diberikan masyarakat dalam kegiatan kami seperti lari atau hal lainnya itu kita terima dan tidak kita berikan patokan," ucapnya.

Melihat kompetisi Pilkada DKI Jakarta 2017 ke depan akan segera memasuki tahapan kampanye, Sandi mengaku belum memiliki rencana untuk menggaet juru kampanye seorang artis atau pekerja seni layaknya Paslon Ahok-Djarot yang merekrut Sofia Latjuba dan Agus-Sylvi yang akan menggandeng Anang Hermansyah.

"Pasti ada nanti dukungan dari para pekerja seni, mereka tentu akan melihat visi dan misi saya serta secara sukarela, karena kita akan mencari mereka yang melakukan dukungan secara sukarela dari hati bukan karena ditunjuk," tambah Sandi. [C-7]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads