SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Maret 2017
BS logo

Satu Lagi Supir Ditembak di Papua
Senin, 23 September 2013 | 6:43

Tukang ojek korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Papua. [SP/Robert Isidorus] Tukang ojek korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Papua. [SP/Robert Isidorus]

[JAYAPURA] Supir yang bernama Ali Hasan tewas ditembak orang tak dikenal (OTK), Sabtu (21/9) di kawasan Kalome, Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Almarhaum menghimbuskan nafas terakhir, setelah mengalami luka tembak di bagian kepala.

Tewasnya Ali menambah daftar panjang korban tewas yang ditembak kelompok sipil bersenjata di kabupaten itu. Beberapa bulan sebelumnya, anggota TNI dari Satgas Yonif 753 juga juga mengalami penembakan yang sama, dan pelakunya belum ditemukan.

Supir Ali Hasan yang melayani rute Mulia-Wamena tewas ditembak kelompok sipil bersenjata saat melintasi kawasan Kolome menuju Mulia,  yang ditempuh sekitar dua jam perjalanan.

Kabid Humas Polda Papua, AKBP Sulistyo Pudjo Hartono, saat dihubungi SP, Minggu (22/9) malam mengakui,  korban tewas ditembak saat melewati kawasan Kalomi ke Mulia.

Dikatakan, Kabid Humas berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka tembak dibagian kepala. Proyekil peluru sendiri sudah berhasil dikeluarkan melalui operasi di RSUD Wamena,” jelasnya.

Disinggung siapa pelaku penembakan? Kabidhumas. ”Nanti biarlah dulu petugas mencari alat-alat bukti dilapangan dan memintai keterangan terhadap saksi-saksi sehingga dari itulah nanti kami melangkah untuk mengejar pelaku penembakan tersebut," ujarnya.

Kata Kabidhumas, pihaknya berhat-hati menyebutkan pelaku penembakan tersebut, tidak perlu tergesa-gesa biarlah petugas bekerja dulu mencari bukti-bukti dilapangan. 

Sementara Kapolres Puncak Jaya AKBP Marselis mengakui, hingga saat ini belum dapat memastikan apakah ada korban lain selain supir angkutan umum yang membawa mobil jenis triton dengan no polisi DW 8694 CA.

"Kami belum dapat memastikan apakah ada korban lain karena lokasinya yang relatif jauh dari Mulia,"kata Kapolres.

Menurutnya, dari laporan yang diterima jenasah korban akan dievakuasi ke Ilu dan selanjutnya dibawa ke Wamena dengan menggunakan jalan darat.

Kemungkinan korban nantinya akan dievakuasi ke Makassar untuk selanjutnya dimakamkan di kampung halamannya.[154]  



Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads