SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 31 Oktober 2014
BS logo

Stan Greenberg, Konsultan Politik Bill Clinton Teliti Elektabilitas Jokowi 61 Persen
Senin, 30 September 2013 | 10:25

Joko Widodo. [Antara] Joko Widodo. [Antara]

[JAKARTA]  Penelitian Stan Greenberg, ahli polling Amerika Serikat dan konsultan politik ternama dunia, meneliti elektabilitas Jokowi pertengahan September 2013 adalah 68%, sedangkan PDI-P memperoleh 28%.

Alasan responden memilih Jokowi, karena orangnya jujur dan dapat dipercaya.                

Menurut lembaga survei  yang juga konsultan politik Al Gore dan ratusan politisi dunia, di bawah elektabilitas Jokowi adalah Prabowo Subianto (PS) 15% dan Abu Rizal Bakrie (ARB) 11%.

Untuk parpol, setelah PDI-P, disusul Partai Golkar (18%), Partai Demokrat (10%) dan Partai Gerindra sekitar 10%.

Prof Dr Ibramsyah,  Gurubesar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang mengikuti presentasi tersebut, mengatakan, hasil survei tidak terlalu mengagetkan, karena sudah tercermin dari hasil sejumlah lembaga survei selama ini.

“Presentasi pekan lalu, tidak dilaksanakan secara terbuka, karena survei  ini merupakan pesanan sebuah lembaga, bukan inisiatif Stan Greenberg,” ujar Prof Ibramsyah di Jakarta Senin (30/9).

Survey Stan Greenberg dilaksanakan dengan pertanyaan tertutup: “Dari tiga nama berikut, jika pemilihan presiden dilaksanakan sekarang, siapa yang Anda pilih di antara Jokowi, Prabowo dan ARB?” Jawabannya, Jokowi 61%, Prabowo 15%, dan ARB 11%.                

Menurut Stan Greenberg, dari 12 partai peserta Pemilu, PDI-P yang memperoleh suara 28%, menjadi satu-satunya partai yang lolos batas minimum pengajuan capres (25% suara atau 20% kursi DPRD RI).                
Stanley Bernard  Greenberg yang lebih dikenal sebagai Stan Greenberg, kini berusia 68 tahun (lahir 10 Mei 1945), adalah ahli polling dan strategi politik, yang pernah menjadi konsultan Presiden Amerika Bill Clinton, Al Gore, John Kerry, dan ratusan tokoh di Amerika dan dunia.                

Di luar Amerika Serikat, tokoh besar klien Stan Greenberg, antara lain mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder, mantan Perdana Menteri Ingggris Tony Blair, dan Michael Häupl (Austria).                

Stan Greenberg memperoleh Bachelor's dari Universitas Miami dan PhD dari Universitas Harvard. Sebelum menjadi konsultan politik, Greenberg satu dekade sebagai pengajar di Universitas Yale. Hasil studi Stan tentang Ronald Reagen (1985), hingga kini menjadi studi legendaris.                

Stan juga adalah CEO pada Greenberg Quinlan Rosner, firma polling dan konsultan. Bersama James Carville dan Bob Shrum, mendirikan Democracy Corps, organisasi non-profit yang senantiasa mempelajari strategi politik negara berpaham kiri. Greenberg kaya raya dan dermawan.  [PR/L-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!