SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 29 Maret 2017
BS logo

Tak Didukung Republik, Calon Menaker AS Mundur
J-9 | Kamis, 16 Februari 2017 | 12:13

Andrew Puzder (kiri) keluar dari gedung setelah pertemuannya dengan Presiden Donald Trump  di Bedminster, New Jersey, AS, pada 18 November 2016. [AFP] Andrew Puzder (kiri) keluar dari gedung setelah pertemuannya dengan Presiden Donald Trump di Bedminster, New Jersey, AS, pada 18 November 2016. [AFP]

[WASHINGTON] Andrew Puzder, calon menteri tenaga kerja (Menaker) yang dinominasikan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan pengunduran diri sehari sebelum menjalani uji kelayakan di parlemen.

Pengunduran diri Puzder, diumumkannya pada Rabu (15/2), di tengah spekulasi bahwa mayoritas anggota Senat AS, bahkan dari Partai Republik yang mengusung Trump menjadi Presiden AS, menolak mendukungnya. 

"Setelah pertimbangan cermat dan diskusi dengan keluarga, saya menarik pencalonan saya untuk Menteri Tenaga Kerja," kata Puzder, Rabu. 

Dalam pernyataannya, Puzder mengungkapkan dia merasa terhormat telah dipertimbangkan oleh Presiden Donald Trump untuk memimpin Departemen Tenaga Kerja dengan misi menempatkan pekerja juga bisnis Amerika kembali pada jalan menuju kemakmuran berkelanjutan.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump untuk pencalonannya sebagai Menaker, dan berterima kasih kepada keluarga juga karyawan dari bisnis restoran cepat sajinya, serta kerabat yang telah mendukungnya dan menyampaikan optimisme juga harapan baginya sebagai calon Menaker AS.

"Saya berterima kasih untuk semua orang yang telah menyuarakan pujian mereka dan optimisme harapan untuk kebijakan dan pemikiran baru saya akan dibawa ke Amerika sebagai Sekretaris Tenaga Kerja. Sementara saya tidak akan melayani dalam pemerintahan, saya sepenuhnya mendukung Presiden dan kabinetnya yang sangat berkualitas," ujar Pudzer.

Pengunduran diri Puzder menjadikan dia calon menteri pertama yang menarik pencalonannya. Hal itu diduga terkait dengan sidang konfirmasi dari Senat AS terhadap dirinya terkait pencalolan sebagai menakertrans. Sidang konfirmasi itu dijadwalkan berlangsung pada Kamis (16/2).

Sidang konfirmasi terhadal Pudzer sudah tertunda beberapa kali, dan memunculkan isu bahwa dia tidak didukung bahkan oleh Partai Republik dan menghadapi tekanan mundur. 

Beberapa senator Partai Republik dari Susan Collins dari Mainr, Lisa Murkowski dari Alaska, Johnny Isakson dari Georgia, dan Tim Scott dari South Carolina, telah mengisyaratkan ragu-ragu mendukung Puzder.

Dalam sebuah pernyataan menanggapi pengunduran diri Puzder, Tim Scott mengatakan, ada keprihatinan serius atas pencalonan Pudzer sebagai Menaker karena berbagai masalah yang pernah menyangkut bisnisnya, antara lain mempekerjakan karyawan ilegal dan menerapkan upah rendah. [CNBC/telegraph/U-5]




Kirim Komentar Anda


Pasang iklan disini via B1 Ads