SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Oktober 2014
BS logo

Pemilukada Banten

Video Keterlibatan Pejabat Pemprov Beredar di Youtube
Senin, 31 Oktober 2011 | 11:00

Ilustrasi Youtube [google] Ilustrasi Youtube [google]

[SERANG] Dugaan pengerahan unsur birokrasi dalam hal ini pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten  untuk memenangkan pasangan nomor urut 1, Hj Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno kini memiliki bukti yang cukup kuat berupa video yang sudah beredar  di Youtube.

Video yang berdurasi satu menit empat puluh delapan   detik (1:48)  ini berisi gambar Kepala Badan Ketahanan  Pangan Daerah (BKPD) Banten Ir Eneng Nurcahyati yang sedang mengajak stafnya untuk memenangkan Hj Ratu Atut Chosiyah guna memimpin Banten kembali.

Video yang diduga direkam menggunakan telepon genggam ini di-upload ke Youtube pada tanggal 29 Oktober 2011, oleh seorang yang bernama Jhibrail. Video tersebut berjudul: "Banten: Bukti Kecurangan Sistematis Atut Chosiyah dalam Pilgub Banten 2011."  Video yang diduga direkam oleh salah satu staf BKPD Banten yang hadir pada rapat yang dipimpin oleh Kepala BKPD Banten Ir Eneng Nurcahyati tersebut  sudah ditonton  sebanyak 185  kali.
 
"Untuk keluarga, untuk  masyarakat, untuk warga binaan, dengan hati, dengan cinta dan dengan kesadaran bahwa kita semua punya tugas mulia untuk memajukan Banten. Dan tentu saja, karena  saat ini orang tua kita   adalah Ibu Hj Ratu Atut Chosiyah. Karena itu saya mohon, tanpa ragu-ragu, dan jangan pernah ada yang berpikir untuk melawan apa pun juga. Saya mohon dengan sangat, mari kita niatkan dengan ikhlas untuk membantu Ibu Hj Ratu Atut Chosiyah, untuk melanjutkan tugas mulianya  memimpin Banten ini. Kita punya binaan-binaan di hampir 50 desa. Dan ini harus, sebelum tanggal 22 Oktober nanti, H-7 minimal kita punya gambaran data dan informasi dari ketua-ketua kelompok atau gapoktan (gabungan kelompok tani-Red) yang berada di binaan kita, untuk mengetahui  bagaimana kesiapan dari masing-masing," ujar Kepala BKPD Banten Ir Eneng Nurcahyati kepada stafnya dalam rekaman video tersebut.

Sebagaimana  diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten telah menetapkan pasangan Hj  Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno (Atut-Rano) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Banten terpilih periode 2012-2017.  Penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih tersebut dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi perhitungan  suara dan penetapan pasangan calon terpilih,  yang digelar di Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) Serang, Banten, Minggu (30/10).

Pasangan calon nomor urut 1,  Atut-Rano  yang diusung oleh  11 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Banten, antara lain Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Peduli Bangsa (PKPB), dan 22 partai nonparleman  berhasil memperoleh suara sebanyak 2.136035 suara atau 49.65 persen dari total pemilih sebanyak 7.118.587 pemilih yang tersebar di 16.805 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di seluruh wilayah Banten.

Sementera pasangan nomor urut 2  Wahidin Halim - Irna Narulita (Wahidin-Irna), yang diusung Partai Demokrat  meraih sebanyak 1.674.957 suara (38,93 persen) dan Jazuli Juwaeni-Makmun Muzakki  (Jazuli-Zakki) yang diusung PKS, PPP dan PKNU hanya memperoleh 491. 432 suara (11,42 persen).

Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan KPU Banten, pasangan Atut-Rano unggul di 7 kabupaten/kota dari 8 kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Banten.  Pasangan Atut - Rano hanya kalah di Kota Tanggerang. 

Sedangkan pasangan nomor urut 2 Wahidin-Irna hanya unggul di Kota Tangerang. Sementara pasangan nomor urut 3, Jazuli-Zakki kalah  di semua kabupaten/kota.

Ketika dikonfirmasi, Kepala BKPD Banten Ir Eneng Nurcahyati, Senin (1/11) tidak menjelaskan apa-apa terkait video tersebut. Dia hanya menyampaikan bahwa beredarnya video tersebut membuat keluarga, anak-anaknya serta seluruh anak asuhannya di pesantren merasa ketakutan. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!