SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Oktober 2014
BS logo

Ustadz Jeffry Al Bukhori Diminta Sang Kakak untuk Teruskan Berdakwah
Jumat, 26 April 2013 | 11:39

Istri Almarhum Ustadz Jeffry Al Buchari yang biasa disapa Uje memeluk foto almarhum di kediamannya Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4). Uje meninggal karena kecelakaan sepeda motor yang dikendarainya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan [antara] Istri Almarhum Ustadz Jeffry Al Buchari yang biasa disapa Uje memeluk foto almarhum di kediamannya Rempoa, Tangerang Selatan, Jumat (26/4). Uje meninggal karena kecelakaan sepeda motor yang dikendarainya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan [antara]

Kabar duka kembali datang dari pesohor negeri ini. Ustadz Jeffry Al Bukhori atau yang biasa disapa Uje meninggal dunia akibat kecelakaan Jumat (26/4). Kabar meninggalnya ustad yang dikenal sangat ramah ini bersumber dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya. Dalam akun tersebut tertulis bahwa Uje meninggal akibat kecelakaan motor tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Uje meninggal di usia yang tergolong masih muda, yakni 40 tahun.  

Berdasarkan akun Twitter dari TMC Polda Metro Jaya dituliskan, Uje menabrak pohon saat mengendarai motor Kawasaki di daerah Gedong Hijau, Pondok Indah. “03:28 Kecelakaan Pemotor Kawasaki E650 B 3590 SGQ menabrak pohon di Jl Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal & msh penanganan,” tulis akun @TMCPoldaMetro.  

Tak lama berselang, kabar selanjutnya muncul, "03:47 Kecelakaan Pemotor Kawasaki B 3590 SGQ di Jl. Gedong Hijau 7 Pdk Indah, korban meninggal dunia a/n Bpk Jefri Al Buchori," tulis akun @TMCPoldaMetro.  

Sementara itu, terkait dengan kecelakaan Uje, beberapa sumber lain mengatakan bahwa ia mengendarai motor sport dari arah Kemang. Karena kondisinya tidak fit, maka motornya oleng dan menabrak pembatas jalan kemudian menabrak pohon. Warga yang sempat melihat kejadian tersebut sudah berusaha menolong namun nyawa Uje tidak terselamatkan.  

Jenazah Uje  akan disalatkan di Masjid Istiqlal Jakarta setelah salat Jumat dan dimakamkan di pemakaman umum. Saat ini, jenazah Uje sudah dibawa ke rumah duka di Perum Bukit Mas, Jl Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. Almarhum meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati Popon, dan tiga anak yakni Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.  

Masa Hidup
Uje adalah anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Alm H Ismail Modal dan Ustz Dra. Hj Tatu Mulyana. Sejak kecil, Uje memang telah mendapat pendidikan Islam yang kuat. Hal ini terbukti saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5 SD ia meraih prestasi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) sampai tingkat provinsi. Setelah lulus SD, bersama kedua kakaknya, Alm Ust H Abdullah Riyad dan Ust H Aswan Faisal, Uje bersekolah di PonDaar el-Qolam Gintung, Jayanti Tangerang.

Namun, selama di pesantren, Uje terbilang nakal. Ia suka kabur dari pesantren untuk main dan nonton bioskop. Karena kenakalannya itu, Uje pun dikeluarkan dari pesantren.  

Setelah lulus di tahun 1990 Uje pernah terlibat dengan narkoba dan sering menikmati dunia malam. Bahkan, Uje akhirnya tak menyelesaikan kuliah. Pada tahun 1991, Uje menjadi dancer di salah satu klub. Ia juga sering nongkrong di Institut Kesenian Jakarta.  

Saat para pemain sinetron sedang latihan, kadang-kadang Uje menggantikan pemain yang tidak datang. Ia pun ikut casting dan mendapat peran. Salah satu sinetron yang sempat dibintanginya adalah Pendekar Halilintar. Berkat usaha iseng-iseng di seni peran, Uje pernah dinobatkan sebagai pemeran pria terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI pada 1991.  

Untungnya, kenakalan Uje tidak bertahan lama. Ia mulai sadar ketika diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha pertobatan, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya alm Ust H Abdullah Riyad untuk melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Uje berdakwah pertama kali di sebuah masjid di Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya, menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada istrinya.  

Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushola, masjid, dan perlahan-lahan menjadi ustad yang disegani. Dalam berdakwah, Uje juga menyampaikan dalam bentuk lagu-lagu Islami. Debut albumnya Lahir Kembali diluncurkan pada 2006 lalu. Beberapa lagu diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama penyanyi lagu-lagu religius muslim, seperti Opick dan band Ungu. [berbagai sumber/A-23]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.