SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Aniaya Murid, Guru Bahasa Arab Dijadikan Tersangka
Senin, 3 Oktober 2011 | 17:28

Ilustrasi [google] Ilustrasi [google]

[JAKARTA] Guru bahasa Arab SMPIT Insan Al Mubarak, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, KHL (27) yang diduga menganiaya muridnya Ade Fachruroji (14), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Ferdy Sambo di Jakarta, Senin (3/10), berdasarkan gelar perkara pada Jumat lalu (30/9) oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat terhadap sembilan saksi tiga siswa, tiga guru, kepala sekolah, dan orangtua korban, menyebutkan bahwa KHL telah terbukti memukul Ade Sukma Fachruroji (14) hingga pelipis kanan korban sobek.

Lanjut Ferdy, pihak Polres Jakarta Barat, kita sudah memanggil KHL untuk diperiksa, namun dia tidak memenuhi panggilan polisi, karena sekolah masih bernegosiasi damai dengan keluarga korban.

"Seharusnya hari ini KHL kita periksa sebagai tersangka. Namun dia tidak hadir, karena sekolah masih berupaya berdamai dengan keluarga korban," ujar Ferdy.

Dalam Jumpa pers yang digelar di Sekolah SMPIT Insan Al Mubarak, Kembangan, Jakarta Barat, pada Rabu lalu (28/9), KHL membantah dia telah memukul Ade Sukma dengan sengaja. KHL mengaku pada saat itu dia hanya menghalau dan halauanya mengenai pelipis korban hingga sobek.

"KHL bukan menghalau korban dengan tangan. Berdasarkan saksi yang kita periksa, KHL memang sengaja memukul korban," ungkap Ferdy.

Pada Selasa (4/10), lanjut Ferdy, polisi akan kembali memanggil KHL untuk diperiksa. Bila KHL tidak hadir dalam pemeriksaan, polisi akan menjemputnya secara paksa.

Sebelumnya, oknum guru SMPIT Insan Mubarak, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, berinisial KHL (27) yang melakukan pemukulan terhadap Ade Sukma Fachruroji (14), juga telah dinonaktifkan dari sekolah, dan kasusnya telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Barat.

Insiden pemukulan terjadi 22 September 2011. Saat itu, sejumlah siswa tengah bermain di koridor dekat ruangan guru. Seorang guru membentak karena suara anak-anak sangat gaduh. Bentakan itu dibalas oleh Ade Sukma Fachruroji (14), siswa sekolah tersebut. Dia menggedor pintu dan lari sembunyi.

Beberapa saat setelah kejadian itu, Ade Sukma Fachruroji melintas di koridor. KHL, guru di sekolah itu, memanggil Ade Sukma Fachruroji . Dia memukul siswa kelas 9 itu di bagian punggung dan pelipis. Seketika itu juga, siswa tersebut jatuh pingsan.

KHL kini terancam dijerat pasal 80 tentang Undang Undang Perlindungan Anak juncto Pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. [Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!