SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Oktober 2014
BS logo

Demo UKI Ricuh, Seorang Mahasiswa Diamankan
Selasa, 18 Juni 2013 | 5:08

Mahasiswa berunjuk rasa tolak kenaikkan harga BBM. [Google] Mahasiswa berunjuk rasa tolak kenaikkan harga BBM. [Google]

[JAKARTA] Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dilakukan sejumlah mahasiswa di depan Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (17/6) petang, berakhir ricuh.

Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, sekitar 50 demonstran yang berlindung di area kampus sesekali melemparkan batu dan botol.

Aksi ini dibalas aparat dari Satuan Sabhara Polres Jakarta Timur dengan melepaskan gas air mata ke dalam area kampus. Seorang demonstran diamankan petugas sesaat setelah bentrokan mulai pecah sekitar pukul 20.30 WIB.

Aksi demonstrasi yang mulai digelar para demonstran sekitar pukul 19.00 WIB, mulanya berjalan tertib. Dalam orasinya mereka menyampaikan penolakan terhadap rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi dan meminta Presiden SBY untuk mundur.

"Kami menolak kenaikan harga BBM dan minta SBY mundur," kata salah seorang orator dalam aksi ini.

Sekitar pukul 20.00 WIB, aksi bakar ban di tengah ban mulai mewarnai aksi ini. Demonstran juga menutup Jalan Mayjen Sutoyo.

Akibatnya para pengendara dari Cililitan yang akan menuju arah Dewi Sartika atau MT Haryono harus memutar melalui underpass UKI Cawang.

Aksi bakar ban dan blokade jalan ini berakhir sekitar pukul 20.30 saat demonstran mulai melemparkan batu ke arah aparat kepolisian yang mengamankan jalannya demonstrasi.

Aksi ini langsung dibalas aparat dengan melepas gas air mata dan memburu para demonstran yang kemudian berlindung di dalam area Kampus UKI.

Seorang mahasiswa yang tak sempat melarikan diri diamankan petugas, dan diangkut menggunakan mobil Dalmas. [F-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!