SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 30 Oktober 2014
BS logo

Rp 22 Miliar Untuk Pengamanan

Amankan Pilgub, Polda Maluku Kerahkan 6.676 Pasukan
Kamis, 2 Mei 2013 | 9:56

Polisi berjaga [antara] Polisi berjaga [antara]

[AMBON] Sebanyak 6.676 personel Polda Maluku siap mengamankan pemilihan gubernur (Pilgub) Maluku yang akan digelar   pada 11 Juni 2013 mendatang.  

Jumlah ini akan ditambah dengan 957 personel gabungan satuan samping dan TNI serta 2 satuan setingkat kompi (SSK) personel Brimob dari Mabes Polri.  

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol Martuani  Sormin Siregar mengatakan, untuk pengamanan Pilkada, personel  Polda Maluku  akan dibantu satuan samping dan TNI di daerah ini. Khusus untuk  dua  SSK Brimob itu, nantinya anggaran berasal dari Mabes Polri,  dimana 1 SSK dari Brimob Jawa Timur dan 1 SSK lagi dari Makassar.  

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akhirnya mengusulkan anggaran pengamanan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Maluku kepada DPRD provinsi Maluku sebesar Rp 22 miliar.

Pengusulan tersebut setelah melalui proses rasionalisasi atas usulan anggaran sebesar Rp 34,9 miliar yang diajukan TNI/Polri kepada Pemprov Maluku.  

“Kita rasionalisasi anggaran pengamanan Pilkada dengan menempatkannya sesuai item-item, petunjuk, dan aturan berdasarkan PAGU penyusunan APBD Kementerian Dalam Negeri dan hasilnya hanya Rp 20-22 miliar. Terkait dengan usulan anggaran pengamanan Pilkada oleh TNI/Polri, Pemprov Maluku sejak 22 Juni 2012 lalu sudah menyampaikan ke pemerintah pusat termasuk Kapolri, Menteri Keuangan terkait anggaran pengamanan Pilkada Maluku 11 Juni 2013 mendatang,” kata Sekretaris Daerah Maluku Ros Far-Far, Kamis (2/5).  

Polda dan Kodam XVI Pattimura meminta dana sebesar Rp 34,9 miliar dari Pemprov Maluku untuk membiayai seluruh pentahapan Pilkada.  

“Anggaran yang diusulkan ini untuk operasi pengamanan Mantap Praja Siwalima untuk seluruh proses tahapan pilkada, dan keamanan dan ketertiban  masyarakat. Kan harus kondusif dan ini mulai dari tahapan pertama sampai dengan terakhir,” kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Mardin Simanjuntak.  

Mardin mengatakan, anggaran pengamanan yang diajukan oleh Polda Maluku tersebut sudah mengakomodir permintaan TNI.  

Sedangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku mengusulkan anggaran ke Pemprov Maluku untuk seluruh proses tahapan Pilkada sampai pada putaran kedua sebesar Rp 116 Miliar, dan telah dicairkan anggaran hingga saat ini sebesar Rp 50 miliar.  

Kalau untuk Bawaslu mereka minta sebesar Rp 46 miliar yang sudah cair Rp 23 miliar.[156]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!