SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Oktober 2014
BS logo

Langgar Aturan Pemilu, Bawaslu Periksa Sutiyoso
Jumat, 6 September 2013 | 6:05

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso. [okezone.com] Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso. [okezone.com]

[SEMARANG]Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tenngah (Jateng) akan memeriksa mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso karena diduga melakukan pelanggaran di luar kampanye pemilu.

Sutiyoso, selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melakukan kampanye terbuka pada halalbihalal partai di Semarang, Minggu (1/9).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo, mengatakan, pemeriksaan terhadap Sutiyoso dilakukan di kantor Bawaslu pusat di Jakarta.

”Ketua Bawaslu Jateng Abhan Subhan didampingi penyidik Polda Jateng dan anggota asistensi Bawaslu Jateng, Jumat (6/9) ini akan memeriksa Sutiyoso di kantoa Bawaslu pusat, Jakarta,” katanya kepada wartawan di Semarang, Kamis (5/9).

Mengenai alasan pemeriksaan di Jakarta, menurut dia, karena mantan Gubernur DKI Jakarta sedang sakit sehingga tidak memungkinkan diperiksa di kantor Bawaslu Jateng, di Semarang.

”Karena dibatasai waktu, kami pro aktif memeriksa Sutiyoso ke Jakarta. Pemeriksaan bukan dilakukan di rumah beliau, tapi kantar Bawaslu pusat,” ungkapnya.

Ketua Umum DPN PKPI ini, kata Teguh, diduga melakukan pelanggaran Pasal 83 Undang-Undang (UU) Nomor 8/2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD.
Berdasarkan Pasal 276 UU Nomor 8/2012 ancaman sanksinya yakni
dipidana pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.”Selain Sutiyoso kami juga telah memeriksa Penanggungjawab halalbihalal Wuwuh Beno N,” tandasnya.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan dugaan pelanggaran yang dilakukan Sutiyoso tersebut ditemukan anggota Panwaslu Kota Semarang yang memantau acara halalbihalal PKPI di lapangan Sepakbola Sabrangan, Kecamatan Gunugpati, Kota Semarang, Minggu (1/9).

Dalam acara yang dihadiri ribuan orang tersebut, Sutiyoso melakukan orasi politik, serta mengajak untuk memenangkan PKPI pada pemilu 2014.

Serta dibagikan pamflet dan notes bergambar Sutiyoso bertuliskan Indonesia Pantang Menyerah, Sutiyoso Tegas, Berani dab Teruji, Ayo Bergabung Dengan PKPI.

”Kegiatan ini sudah masuk kategori kampanye, padahal sekarang belum saatnya kampanye pemilu. PKPI melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal masa kampanye pemilu yang telah ditetapkan 16 Maret-5 Aprlil 2014,” jelas Teguh.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kota Semarang, Sri Wahyu Ananingsih, menyatakan sudah memperingatkan panitia halalbihalal PKPI agar jangan ada orasi politik  dalam acara tersebut.

”Kami sudah memberikan peringatan lisan dua kali dan peringatan tertulis kepada panitia halalbihalal PKPI agar tidak ada orasi politik, tapi diabaikan,” ujarnya.

Angota Panwaslu Kota Semarang, Mohammad Ichwan menambahkan telah meminta keterangan Ketua Panitia halalbihalan PKPI, Beny Setiyono dan Sekretaris Panitia, Harsi Noesianti.[142]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!